Pasar Obligasi Indonesia Masih Tawarkan Imbal Hasil yang Legit buat Asing
Selasa, 19 Januari 2021 - 16:40 WIB
Ilustrasi/foundersguide.com
JAKARTA - Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) memberikan gambaran imbal hasil untuk pasar obligasi di tahun 2021. Terutama, pasar obligasi pemerintah.
Director & Chief Investment Officer, Fixed Income MAMI, Ezra Nazula, memprediksi imbal hasil obligasi pemerintah untuk durasi 10 tahun berpotensi turun ke level 5,5% di tahun 2021. Meskipun turun, level yield ini masih memberi potensi upside bagi investasi di pasar obligasi.
"Dibandingkan dengan kawasan lain, pasar obligasi Indonesia menawarkan imbal hasil riil yang superior, bahkan merupakan salah satu yang tertinggi di dunia sebesar 3,6%," ujar Ezra hari ini (19/1) di Jakarta. ( Baca juga:Pasar Lebih Optimistis Dibandingkan Kondisi Makro )
Menurutnya, imbal hasil relatif tinggi yang ditawarkan pasar obligasi Indonesia masih akan menjadi daya tarik di tahun 2021, terutama bagi investor asing. Didukung oleh sentimen global maupun domestik yang lebih suportif akan berpeluang meningkatkan aliran real money.
Director & Chief Investment Officer, Fixed Income MAMI, Ezra Nazula, memprediksi imbal hasil obligasi pemerintah untuk durasi 10 tahun berpotensi turun ke level 5,5% di tahun 2021. Meskipun turun, level yield ini masih memberi potensi upside bagi investasi di pasar obligasi.
"Dibandingkan dengan kawasan lain, pasar obligasi Indonesia menawarkan imbal hasil riil yang superior, bahkan merupakan salah satu yang tertinggi di dunia sebesar 3,6%," ujar Ezra hari ini (19/1) di Jakarta. ( Baca juga:Pasar Lebih Optimistis Dibandingkan Kondisi Makro )
Menurutnya, imbal hasil relatif tinggi yang ditawarkan pasar obligasi Indonesia masih akan menjadi daya tarik di tahun 2021, terutama bagi investor asing. Didukung oleh sentimen global maupun domestik yang lebih suportif akan berpeluang meningkatkan aliran real money.
Lihat Juga :