Erick Thohir Sebut Mobil Listrik Akan Menggerus Bisnis Pertamina

Kamis, 21 Januari 2021 - 10:03 WIB
foto/ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah mengungkap keberadaan mobil listrik di Indonesia akan mengerus posisi bisnis PT Pertamina (Persero) di sektor minyak bumi. Proyeksi itu akan terjadi 20 tahun mendatang.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut sebanyak 80% mayarakat akan beralih ke mobil listrik. Bahkan, untuk menambah daya mobil, mereka akan memilih mengisinya di rumah masing-masing. Dengan begitu, stok minyak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) akan tergerus. ( Baca juga:Serapan Anggaran Kementerian BUMN Capai 97,65 Persen )



"EV battery (electric vehicle) itu akan juga berdampak terhadap bisnis Pertamina, seperti pom bensin. 20 tahun yang akan datang ketika semua memakai mobil listrik yang harganya lebih murah, tentu orang banyak charging di rumah, tidak lagi di pom bensin. Nah 80% itu akan melakukan itu," ujar Erick, Kamis (21/1/2021).

Untuk mengantisipasi hal itu, Kementerian BUMM akan mengambil sejumlah langkah startegis jangka panjang ke depannya. "Pom bensin mau tidak mau akan terdampak, makanya kita melakukan juga strategi jangka panjang untuk masing-masing BUMN," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!