Peredaran Uang Kartal Tembus Rp898,9 Triliun
Jum'at, 22 Januari 2021 - 09:30 WIB
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat sistem pembayaran baik tunai meningkat sejalan dengan perbaikan ekonomi, disertai dengan percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan.Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Desember 2020 mencapai Rp898,9 triliun, tumbuh 13,25% (yoy). "Ini seiring dengan aktivitas ekonomi yang membaik," kata Perry di Jakarta, Jumat (22/1/2021).
Baca Juga: Duit Asing yang Masuk ke Pasar Saham dan SBN Capai Rp7,18 Triliun
Baca juga: Awal Tahun, Pembelian SBN Tembus Rp13,66 Triliun
Menurut dia, nilai transaksi pembayaran menggunakan ATM, Kartu Debet, dan Kartu Kredit pada Desember 2020 tercatat Rp695,5 triliun, kembali tumbuh 1,36% (yoy), setelah kontraksi pada bulan November 2020 sebesar 1,93% (yoy), transaksi ekonomi dan keuangan digital terus tumbuh tinggi sejalan dengan penggunaan platform e-commerce dan instrumen digital di masa pandemi, serta kuatnya preferensi dan akseptasi masyarakat akan transaksi digital.
Baca Juga: Duit Asing yang Masuk ke Pasar Saham dan SBN Capai Rp7,18 Triliun
Baca juga: Awal Tahun, Pembelian SBN Tembus Rp13,66 Triliun
Menurut dia, nilai transaksi pembayaran menggunakan ATM, Kartu Debet, dan Kartu Kredit pada Desember 2020 tercatat Rp695,5 triliun, kembali tumbuh 1,36% (yoy), setelah kontraksi pada bulan November 2020 sebesar 1,93% (yoy), transaksi ekonomi dan keuangan digital terus tumbuh tinggi sejalan dengan penggunaan platform e-commerce dan instrumen digital di masa pandemi, serta kuatnya preferensi dan akseptasi masyarakat akan transaksi digital.
Lihat Juga :