Masuk Bulan 'Valentine Day', Pergerakan IHSG Tak Akan Begitu Agresif
Minggu, 24 Januari 2021 - 11:05 WIB
foto/YorriFarli/SINDOnews
JAKARTA - Pengamat pasar modal Riska Afriani mengatakan, kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) saat ini sudah mengalami penguatan yang cukup signifikan karena berbagai sentimen positif. Termasuk dengan terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat. ( Baca juga:BP Jamsostek Dinilai Telah Berinvestasi dengan Baik )
Menurut dia, meski akan ada pelemahan namun indeks akan terdorong oleh sentimen kinerja emiten. "Di Februari kita menantikan rilis keuangan emiten-emiten di bulan Desember kemarin seperti apa. Jadi mungkin ada beberapa yang di bawah ekspektasi itu membuat indeks mungkin pergerakannya agak terbatas. Tapi nanti April akan jadi sebuah stimulus juga buat indeks jika kita lihat rilisnya laporan keuangan di kuartal I," ujar Riska, dikutip (24/1).
Dia melanjutkan, pergerakan IHSG diperkirakan tidak akan seagresif Desember dan Januari yang cenderung naik karena window dressing dan January effect. Meski begitu, ada optimisme baru di tahun ini, khususnya peluang kerja sama Indonesia dengan Amerika Serikat yang diperkirakan akan menguntungkan dari sisi pengusaha dalam negeri.
Baca juga: IHSG di Akhir Pekan Jeblok, Ini Dia Penyebabnya
Menurut dia, meski akan ada pelemahan namun indeks akan terdorong oleh sentimen kinerja emiten. "Di Februari kita menantikan rilis keuangan emiten-emiten di bulan Desember kemarin seperti apa. Jadi mungkin ada beberapa yang di bawah ekspektasi itu membuat indeks mungkin pergerakannya agak terbatas. Tapi nanti April akan jadi sebuah stimulus juga buat indeks jika kita lihat rilisnya laporan keuangan di kuartal I," ujar Riska, dikutip (24/1).
Dia melanjutkan, pergerakan IHSG diperkirakan tidak akan seagresif Desember dan Januari yang cenderung naik karena window dressing dan January effect. Meski begitu, ada optimisme baru di tahun ini, khususnya peluang kerja sama Indonesia dengan Amerika Serikat yang diperkirakan akan menguntungkan dari sisi pengusaha dalam negeri.
Baca juga: IHSG di Akhir Pekan Jeblok, Ini Dia Penyebabnya
Lihat Juga :