Monggo Disimak, Arah APBN Jokowi di 2021
Kamis, 04 Maret 2021 - 15:28 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) melantik Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai kapolri di Istana Negara. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menjelaskan arah kebijakan strategis Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2021. Jokowi meminta uang negara tahun ini digunakan untuk percepatan pemulihan dan akselerasi transformasi ekonomi nasional untuk mendukung sejumlah sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ketahanan pangan, teknologi informasi, dan pariwisata.
Pernyataan Jokowi seiring dengan adanya pemangkasan pagu anggaran 2021 sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) yang diputuskan melalui Surat Menteri Keuangan nomor S-30/MK.02/2021 tanggal 12 Januari 2021. Dalam beleid tersebut, keputusan refocusing dan realokasi anggaran dilakukan berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Di mana, sumber penghematan berasal dari rupiah murni, lalu jenis belanja yang dapat dilakukan penghematan adalah belanja barang dan belanja modal.
Baca Juga: Jokowi: Pabrik Mobil Listrik Raksasa RI Segera Beroperasi
Sementara, kegiatan yang tidak dikecualikan dari refocusing seperti sumber dana non rupiah murni, anggaran layanan perkantoran, anggaran keberlanjutan PEN, anggaran komitmen multiyears contract, dan prioritas pembangunan nasional pada 7 proyek strategis nasional. "Kebijakan strategis APBN 2021 diarahkan untuk mendukung percepatan pemulihan dan akselerasi pemulihan transformasi ekonomi terutama melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan infrastruktur ketahanan pangan, teknologi informasi, dan pariwisata," ujar Jokowi, Rabu (27/1/2021).
Pernyataan Jokowi seiring dengan adanya pemangkasan pagu anggaran 2021 sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) yang diputuskan melalui Surat Menteri Keuangan nomor S-30/MK.02/2021 tanggal 12 Januari 2021. Dalam beleid tersebut, keputusan refocusing dan realokasi anggaran dilakukan berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Di mana, sumber penghematan berasal dari rupiah murni, lalu jenis belanja yang dapat dilakukan penghematan adalah belanja barang dan belanja modal.
Baca Juga: Jokowi: Pabrik Mobil Listrik Raksasa RI Segera Beroperasi
Sementara, kegiatan yang tidak dikecualikan dari refocusing seperti sumber dana non rupiah murni, anggaran layanan perkantoran, anggaran keberlanjutan PEN, anggaran komitmen multiyears contract, dan prioritas pembangunan nasional pada 7 proyek strategis nasional. "Kebijakan strategis APBN 2021 diarahkan untuk mendukung percepatan pemulihan dan akselerasi pemulihan transformasi ekonomi terutama melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan infrastruktur ketahanan pangan, teknologi informasi, dan pariwisata," ujar Jokowi, Rabu (27/1/2021).
Lihat Juga :