Kenaikan Harga CPO Bikin Laba Bersih Sawit Sumbermas Melonjak 4.000%
Senin, 01 Februari 2021 - 21:02 WIB
Manajemen SSMS, lanjut dia, mengimplementasikan beragam strategi terpadu, seperti pemupukan dan perawatan tanaman yang terukur serta mekanisasi perkebunan untuk menjaga kualitas lahan dan kemampuan produksi untuk mengantisipasi momentum peningkatan harga CPO di masa pandemi ini.
Dia optimitis kinerja operasional dan keuangan perseroan pada tahun 2021 bakal meningkat kendati terdampak pandemi Covid-19. Pasalnya, SSMS memiliki beberapa kelebihan yang bisa menjadi katalis positif terhadap kinerja keuangan yang berkesinmabungan seiring dengan tren kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).
Dia menuturkan, pertumbuhan dan proyeksi kinerja keuangan 2021 itu menunjukkan komitmen perseroan dalam mengupayakan pertumbuhan bisnis yang selaras dengan aspek berkelanjutan.
Swasti berpendapat tren kenaikan harga CPO global bisa berdampak positif bagi bisnis perusahaan sehingga menjadi momentum untuk untuk menggenjot produksi CPO. “Kami menargetkan produksi CPO di tahun 2021 meningkat 10% hingga 15% dibandingkan target pada 2020, dengan tingkat rata-rata tingkat ekstraksi minyak (OER/oil extraction rate) sebesar 22,5%.” imbuh Swasti.
Dia menegaskan, produksi jangka panjang perseroan dipastikan akan terus meningkat seiring dengan profil usia perkebunan yang masih berada pada usia produksi yang prima, karena peningkatan pendapatan perseroan paling tinggi juga berasal dari produksi TBS (tandan buah segar) internal yang terus tumbuh.
Dia optimitis kinerja operasional dan keuangan perseroan pada tahun 2021 bakal meningkat kendati terdampak pandemi Covid-19. Pasalnya, SSMS memiliki beberapa kelebihan yang bisa menjadi katalis positif terhadap kinerja keuangan yang berkesinmabungan seiring dengan tren kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).
Dia menuturkan, pertumbuhan dan proyeksi kinerja keuangan 2021 itu menunjukkan komitmen perseroan dalam mengupayakan pertumbuhan bisnis yang selaras dengan aspek berkelanjutan.
Swasti berpendapat tren kenaikan harga CPO global bisa berdampak positif bagi bisnis perusahaan sehingga menjadi momentum untuk untuk menggenjot produksi CPO. “Kami menargetkan produksi CPO di tahun 2021 meningkat 10% hingga 15% dibandingkan target pada 2020, dengan tingkat rata-rata tingkat ekstraksi minyak (OER/oil extraction rate) sebesar 22,5%.” imbuh Swasti.
Dia menegaskan, produksi jangka panjang perseroan dipastikan akan terus meningkat seiring dengan profil usia perkebunan yang masih berada pada usia produksi yang prima, karena peningkatan pendapatan perseroan paling tinggi juga berasal dari produksi TBS (tandan buah segar) internal yang terus tumbuh.
Lihat Juga :