Tahan Penurunan Produksi Blok Cepu, SKK Migas Siapkan Langkah-langkah Ini

Rabu, 03 Februari 2021 - 16:35 WIB
SKK Migas telah menyiapkan strategi utama untuk menahan laju penurunan alamiah di Blok Cepu. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas ) memaparkan produksi migas di Blok Cepu akan mengalami penurunan mulai 2022 hingga 2030 mendatang.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, Blok Cepu memegang porsi nasional terbesar dalam produksi migas pada tahun 2017 hingga 2021. Produksi minyak di Blok Cepu ditargetkan berkontribusi sebesar 30% dari total produksi minyak nasional di tahun 2021.



Baca Juga: Terungkap! Kontribusi Blok Cepu ke Bojonegoro Capai Rp2,18 Triliun

Adapun pemegang participating interest (PI) Blok Cepu antara lain Pertamina EP Cepu 45%, Exxonmobil Cepu Ltd 20,5%, Ampolex (Cepu) Pte.Ltd 24,5%, PT Sarana Patra Hulu Cepu, 1%, PT Asri Dharma Sejahtera 4,48%, PT Blora Patragas Hulu 2,18%, dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana 2,24%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!