Erick Putus Hubungan Garuda dengan NAC, Ada Apa?
Rabu, 10 Februari 2021 - 13:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO/Instagram
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik (BUMN) Erick Thohir memutuskan mengakhiri kontrak kerja antara PT Garuda Indonesia (Persero) dengan Nordic Aviation Capital atau NAC . Dengan begitu Kementerian BUMN akan mengembalikan 12 pesawat Bombardier CRJ 1000.
Baca Juga: Akhirnya, Dana Talangan Rp1 Triliun untuk Garuda Indonesia Cair
Dalam hasil evaluasi, Erick mengatakan, pengembalian 12 pesawat Bombardier sebagai langkah efisiensi keuangan penerbangan nasional pelat merah tetsebut di tengah pandemi Covid-19. Pengembalian pesawat tersebut dilakukan per 1 Februari 2021 lalu
"Saya dengan tegas dan Pak Irfan (Dirut Garuda) hadir disini dan manajemen sangat mendukung kita memutuskan mengembalikan 12 pesawat Bombardier CRJ 1000. untuk mengakhiri kontrak dengan Nordic," ujar Erick dalam konferensi pers virtual Rabu (10/2/2021).
Baca Juga: Akhirnya, Dana Talangan Rp1 Triliun untuk Garuda Indonesia Cair
Dalam hasil evaluasi, Erick mengatakan, pengembalian 12 pesawat Bombardier sebagai langkah efisiensi keuangan penerbangan nasional pelat merah tetsebut di tengah pandemi Covid-19. Pengembalian pesawat tersebut dilakukan per 1 Februari 2021 lalu
"Saya dengan tegas dan Pak Irfan (Dirut Garuda) hadir disini dan manajemen sangat mendukung kita memutuskan mengembalikan 12 pesawat Bombardier CRJ 1000. untuk mengakhiri kontrak dengan Nordic," ujar Erick dalam konferensi pers virtual Rabu (10/2/2021).
Lihat Juga :