Paket Stimulus AS Bisa Jadi Angin Segar Buat Pasar Saham Dunia
Senin, 15 Februari 2021 - 05:51 WIB
Optimisme paket stimulus fiskal AS terlihat dari imbal hasil US Treasury 10-tahun naik mendekati level tertinggi Maret 2020, karena investor berspekulasi pada pemulihan ekonomi Amerika lebih cepat dibandingkan banyak negara lain.
Baca Juga: 12 Anak Cucu BUMN Siap Melantai di Bursa Saham
Setelah kenaikan yang kuat pasar saham sejak awal tahun, reli pasar saham tampaknya mulai melambat. "Faktor stimulus fiskal AS dan pelaksanaan vaskin sebenarnya telah di diskon oleh pasar lewat kenaikan yang terjadi," katanya
Di Amerika Serikat pada akhir pekan investor terlihat berburu saham-saham energi, finansial dan saham dari sektor material. Investor Amerika Serikat mulai melepas saham-saham teknologi dalam mengantisipasi stimulus fiskal USA guna menopang pemulihan perekonomian USA.
Sektor energi, keuangan dan material menguat di tengah ekspektasi bahwa mereka akan mendapat manfaat dari pemulihan ekonomi akibat pembukaan ekonomi dan stimulus fiskal. "Bila kedua faktor ini sampai tertunda akan membuat pasar saham berpotensi tertekan turun," tandasnya.
Baca Juga: 12 Anak Cucu BUMN Siap Melantai di Bursa Saham
Setelah kenaikan yang kuat pasar saham sejak awal tahun, reli pasar saham tampaknya mulai melambat. "Faktor stimulus fiskal AS dan pelaksanaan vaskin sebenarnya telah di diskon oleh pasar lewat kenaikan yang terjadi," katanya
Di Amerika Serikat pada akhir pekan investor terlihat berburu saham-saham energi, finansial dan saham dari sektor material. Investor Amerika Serikat mulai melepas saham-saham teknologi dalam mengantisipasi stimulus fiskal USA guna menopang pemulihan perekonomian USA.
Sektor energi, keuangan dan material menguat di tengah ekspektasi bahwa mereka akan mendapat manfaat dari pemulihan ekonomi akibat pembukaan ekonomi dan stimulus fiskal. "Bila kedua faktor ini sampai tertunda akan membuat pasar saham berpotensi tertekan turun," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :