3 Fakta di Balik Mitos Investasi Saham, Investor Cerdas MNC Sekuritas Wajib Tahu!
Kamis, 18 Februari 2021 - 15:10 WIB
Nasabah MNC Sekuritas yang cerdas tentu perlu mengetahui lebih lanjut tentang investasi saham sebelum benar-benar terjun di dunia pasar modal. Banyak Mitos tentang investasi saham yang beredar di masyarakat. Foto/Dok
JAKARTA - Mitos tentang investasi saham yang beredar di masyarakat membuat sebagian besar orang ragu untuk memulai investasi saham. Padahal sejatinya, pandangan tersebut muncul karena masyarakat belum terlalu memahami tentang seluk beluk saham .
Head of Marketing Online Trading MNC Sekuritas Thomas Hadibowo menjelaskan bahwa beberapa mitos yang beredar tentang saham seringkali sebenarnya tidak sesuai dengan kenyataan. Investor yang cerdas perlu mengetahui faktanya lebih dulu sebelum benar-benar terjun di dunia pasar modal. Berikut ini adalah fakta di balik mitos berinvestasi saham.
1. Investasi Saham Butuh Modal Besar
Masih saja ada anggapan yang menyatakan bahwa berinvestasi saham membutuhkan dana yang besar. Namun, sebenarnya kini investor sudah dapat berinvestasi saham dengan deposit awal mulai dari Rp100.000. Dengan dana tersebut, nasabah sudah dapat membuka rekening saham di MNC Sekuritas. Alih-alih menggunakan seluruh modal, nasabah dapat memulai dari nominal kecil terlebih dahulu, serta memperhitungkan risiko yang dapat ditanggung.
Head of Marketing Online Trading MNC Sekuritas Thomas Hadibowo menjelaskan bahwa beberapa mitos yang beredar tentang saham seringkali sebenarnya tidak sesuai dengan kenyataan. Investor yang cerdas perlu mengetahui faktanya lebih dulu sebelum benar-benar terjun di dunia pasar modal. Berikut ini adalah fakta di balik mitos berinvestasi saham.
1. Investasi Saham Butuh Modal Besar
Masih saja ada anggapan yang menyatakan bahwa berinvestasi saham membutuhkan dana yang besar. Namun, sebenarnya kini investor sudah dapat berinvestasi saham dengan deposit awal mulai dari Rp100.000. Dengan dana tersebut, nasabah sudah dapat membuka rekening saham di MNC Sekuritas. Alih-alih menggunakan seluruh modal, nasabah dapat memulai dari nominal kecil terlebih dahulu, serta memperhitungkan risiko yang dapat ditanggung.
Lihat Juga :