Tarik Investor Migas, Kementerian ESDM Pangkas Perizinan

Rabu, 17 Februari 2021 - 17:38 WIB
Kementerian ESDM menyiapkan sejumlah strategi dalam meningkatkan daya tarik investasi kegiatan eksplorasi migas di Indonesia. Foto/Ist
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memiliki sejumlah strategi dalam meningkatkan daya tarik investasi kegiatan eksplorasi migas di Indonesia.

Koordinator Pengawasan Eksplorasi Minyak dan Gas Bumi, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM Komar Hutasoit mengatakan, strategi pertama adalah meningkatkan prospektivitas eksplorasi migas melalui peningkatan aksesibilitas, ketersediaan, validitas, dan kualitas data melalui online.



Baca Juga: Kementerian ESDM Patok Investasi Migas Tahun Ini Rp246 Triliun

"Kalau dulu pengajuan data dikirim hardcopy, tapi sekarang cukup melalui online serta kriteria yang diminta tidak banyak," ujarnya dalam webinar, Rabu (17/2/2021).

Strategi kedua adalah meningkatkan iklim investasi melalui pendekatan fiskal diantaranya bagi hasil yang atraktif, deregulasi untuk kembali menerapkan assume dan discharge, insentif fiskal maupun nonfiskal.

"Strategi ketiga adalah kepastian regulasi. Dalam hal ini, pemerintah menghormati kontrak sampai batas yaitu, yaitu selama 30 tahun. Kemudian menerapkan fleksibilitas untuk terms and conditions baik untuk kontrak kerja sama cost recovery maupun gross split," jelas Komar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!