Digitalisasi Jadi Strategi UMKM Bertahan di Tengah Pandemi
Kamis, 18 Februari 2021 - 23:00 WIB
Di sesi webinar dihadirkan tiga pembicara dengan berbagai ulasan tema yang berbeda seputar strategi UMKM agar bisa naik kelas di tengah tantangan pandemi dan digitalisasi. Sesi pertama webinar menghadirkan Arto Biantoro, Founder & Owner GambaranBrand Indonesia, yang mengulas tentang bagaimana UMKM dalam membangun brand yang berkelas.
Di sesi kedua, Trisya suherman, Ketua Umum Yayasan Global CEO Indonesia, memaparkan tentang berbagai program yang dilakukan CEO Indonesia dalam membangun UMKM di Indonesia. di sesi ketiga juga dihadirkan Tri Raharjo, Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia, yang banyak mengulas tentang fenomena industri di tengah gencarnya arus teknologi digitalisasi. ( Baca juga:Jadi Langganan Banjir, Warga Jalan ARH Minta Perhatian Pemkot Depok )
Kegiatan ini juga dihadiri oleh narasumber dari brand-brand nasional seperti Adji Andjono selaku Direktur PT Campina Ice Cream Industry Tbk dan Sahreza Permadi selaku General Manager Marketing PT Market Teknologi Terpadu (BlanjaQue).
Menjelaskan soal digitalisasi, Arief mengatakan bahwa di ranah industri, kita semua sudah disadarkan dengan munculnya revolusi keempat, atau dikenal dengan istilah Industri 4.0. Revolusi tersebut telah terjadi dan semakin signifikan membawa perubahan sejak 5 tahun ini.
Tidak sedikit industri yang tumbang karena tidak mampu beradaptasi dengan hadirnya revolusi industri 4.0 karena inovasi teknologi digital makin banyak digunakan. Melihat fenomena digital dan perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, maka sudah seharusnya kita diambil langkah-langkah strategis agar bisa menjadi bangsa digital yang maju.
Di sesi kedua, Trisya suherman, Ketua Umum Yayasan Global CEO Indonesia, memaparkan tentang berbagai program yang dilakukan CEO Indonesia dalam membangun UMKM di Indonesia. di sesi ketiga juga dihadirkan Tri Raharjo, Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia, yang banyak mengulas tentang fenomena industri di tengah gencarnya arus teknologi digitalisasi. ( Baca juga:Jadi Langganan Banjir, Warga Jalan ARH Minta Perhatian Pemkot Depok )
Kegiatan ini juga dihadiri oleh narasumber dari brand-brand nasional seperti Adji Andjono selaku Direktur PT Campina Ice Cream Industry Tbk dan Sahreza Permadi selaku General Manager Marketing PT Market Teknologi Terpadu (BlanjaQue).
Menjelaskan soal digitalisasi, Arief mengatakan bahwa di ranah industri, kita semua sudah disadarkan dengan munculnya revolusi keempat, atau dikenal dengan istilah Industri 4.0. Revolusi tersebut telah terjadi dan semakin signifikan membawa perubahan sejak 5 tahun ini.
Tidak sedikit industri yang tumbang karena tidak mampu beradaptasi dengan hadirnya revolusi industri 4.0 karena inovasi teknologi digital makin banyak digunakan. Melihat fenomena digital dan perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, maka sudah seharusnya kita diambil langkah-langkah strategis agar bisa menjadi bangsa digital yang maju.
(uka)
Lihat Juga :