Baru Dilantik, Dirut BPJS Kesehatan Langsung Pasang Target
Senin, 22 Februari 2021 - 13:11 WIB
“Keterlibatan semua pihak baik pusat, daerah asosiasi, pengamat, perguruan tinggi untuk bersama-sama memiliki BPJS atau jaminan kesehatan nasional dan kartu Indonesia sehat atau JKN KIS,” ungkapnya.
Ali mengatakan bahwa pihaknya ingin menekan defisit aset BPJS Kesehatan dengan pengelolaan yang lebih baik. ( Baca juga:Banjir Jakarta Antara Sutiyoso, Jokowi, Ahok dan Anies )
“Kami ingin meningkatkan sustainabilitas dari sistem jaminan ini dengan dana yang cukup. Yang kemarin sudah disampaikan ada surplus sekitar Rp18 triliun tapi di saat yang sama sebetulnya dari sisi laporan net asset kita masih defisit sekitar Rp7 triliun. Oleh karena itu akan kita tingkatkan pengelolaan yang lebih baik,” pungkasnya.
Ali mengatakan bahwa pihaknya ingin menekan defisit aset BPJS Kesehatan dengan pengelolaan yang lebih baik. ( Baca juga:Banjir Jakarta Antara Sutiyoso, Jokowi, Ahok dan Anies )
“Kami ingin meningkatkan sustainabilitas dari sistem jaminan ini dengan dana yang cukup. Yang kemarin sudah disampaikan ada surplus sekitar Rp18 triliun tapi di saat yang sama sebetulnya dari sisi laporan net asset kita masih defisit sekitar Rp7 triliun. Oleh karena itu akan kita tingkatkan pengelolaan yang lebih baik,” pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :