Rupiah Sukses Melibas Dolar Usai Pernyataan Gubernur The Fed

Rabu, 24 Februari 2021 - 17:14 WIB
Sementara itu, sentimen positif dari dalam negeri berasal dari penurunan suku bunga yang dilakukan Bank Indonesia (BI). Namun, sayangnya penurunan suku bunga dari BI tidak dibarengi dengan penurunan suku bunga kredit perbankan. Akibatnya, jika perbankan tidak menurunkan suku bunga kredit, maka masyarakat atau pengusaha akan terbebani dengan bunga yang tinggi.

(Baca juga: BI Sudah Totalitas, Tapi Bunga Kredit Bank Merayap Pelan )

“Sinyal positif data eksternal kurang didukung dengan data internal membuat penguatan rupiah tertahan,” ujarnya. Sementara itu, untuk perdagangan besok, rupiah diprediksi kembali ditutup menguat pada rentang Rp14.050 hingga Rp14.100.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!