Sandiaga Uno Gandeng Hary Tanoesoedibjo Percepat Kebangkitan Pariwisata & Ekonomi Kreatif

Jum'at, 26 Februari 2021 - 21:18 WIB
Di sektor ekonomi kreatif (ekraf), lanjut Sandiaga, kontribusi terhadap PDB 7,26% atau Rp 1.153,4 triliun. Sementara pada 2020, diproyeksikan hanya Rp 1.049,5 triliun atau 6,36%. Itu artinya, pertumbuhannya minus 2,49%. Tahun ini, diprediksi meningkat menjadi Rp 1.073,5 triliun. Sementara itu, tenaga kerja yang pada 2019 sebanyak 19,24 juta jiwa, diproyeksikan turun menjadi 18,76 juta jiwa pada 2020 atau minus 2,49%.

"Tidak bisa dipungkiri, Covid-19 luar biasa dampaknya. 2021 kontribusi pariwisata dan ekonomi kreatif harus meningkat. Dari tadinya antara 5-10%, kita targetkan 10-15% dan lebih berdaya saing," tutur Sandiaga lantas menyebut lima pilarnya yaitu destinasi, pemasaran, industri, SDM dan kreativitas.

Baca Juga: Ajak MNC Group Kolaborasi, Sandiaga Uno Berharap Banyak kepada KEK Lido

Sandiaga mengharapkan adanya perubahan tren pariwisata pasca Covid-19. Lebih personalize, costumize, localize dan smaller in size. "Dan lebih banyak wisatawan muda, seumur Mbak Wamen, yang berwisata dengan perencanaan yang super cepat," jelas Sandiaga.

Perubahan pun diharapkannya dari sektor ekraf. "Kita ingin, di indikator makro ekonomi kreatif tahun 2021 ini mulai bangkit kembali, terutama dari segi lapangan pekerjaannya dan dari segi PDB," tegasnya.

Karena itulah, Sandiaga berharap Kemenparekraf bisa berkolaborasi dengan MNC Group, sehingga kebangkitan parekraf bisa dipercepat. "Kita harapkan, MNC Group bermitra dengan kami untuk menciptakan lapangan kerja

Gayung bersambut, Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menyambut baik ajakan Menparekraf. "MNC Group siap untuk bekerja sama membangun, membangkitkan pariwisata maupun ekonomi kreatif bersama-sama dengan kementerian. Itu memang sudah komitmen kami," kata Hary.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!