Target Investasi dari Jokowi Bikin Bahlil Merasa Ngeri-Ngeri Sedap

Kamis, 04 Maret 2021 - 23:45 WIB
Foto/ISINDOnews
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pandemi Covid-19 benar-benar membuat tidak pernah ada satu orang pun yang mengira atau menganalisa bahwa dampaknya akan luar biasa. Diketahui, pertumbuhan ekonomi global belum sampai pada satu titik positif, termasuk Indonesia.

“Dalam beberapa perkembangan, proyeksi untuk pertumbuhan ekonomi kita 2021 sekitar 4,5-5,3% bahkan di 2022 itu 5,4-60. Dalam konteks itu butuh sinergitas yang besar dalam rangka meyakinkan para pelaku usaha,” kata Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) hari ini (4/3) secara virtual di Jakarta. ( Baca juga:Yuks Pahami Unrealized Loss Terkait BPJamsostek )



Bahlil menyampaikan, target investasi Indonesia di tahun 2020 sebesar Rp817,2 triliun dan sudah terealisasi Rp826,3 triliun. Saat ini pencapaian Jawa dan Luar Jawa sudah mulai berimbang.

“Luar Jawa itu sekitar Rp417,5 triliun atau sekitar 50,5%, kemudian Jawa sekitar Rp408,8 triliun atau sekitar 49,5%. Harus diakui bahwa lima tahun kemarin pemerintahan Jokowi-JK dalam membangun infrastruktur sekarang sudah mulai terasa. Infrastruktur itu adalah instrumen dalam rangka pertumbuhan ekonomi kawasan baru yang kemudian mendorong investasi masuk,” ucap dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!