Digitalisasi Percepat Transformasi Layanan Pendidikan
Sabtu, 06 Maret 2021 - 05:05 WIB
Ilustrasi foto/SINDOnews/Eko Purwanto
JAKARTA - Sejak pandemi melanda, sekolah-sekolah diliburkan dan kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah. Untuk menunjang kegiatan tersebut, Pemerintah menerapkan program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai jawaban atas semangat belajar yang harus tetap dilakukan di mana pun dan kapanpun.
Pemerintah berharap kegiatan PJJ ini akan bisa tetap dilaksanakan hingga setelah pandemi berlalu. Namun, menurut survei kejenuhan anak yang dilakukan oleh UNICEF sebanyak 66% dari 60 juta siswa dari berbagai jenjang pendidikan di 34 provinsi mengaku tidak nyaman belajar dari rumah selama masa pandemi Covid-19.
Dirjen Aptika Kemkominfo Semuel A. Pangerapan mengatakan PJJ ini membuat kejenuhan, tapi sudah banyak juga kiat atau upaya yang telah dilakukan dalam menghadapai masalah kejenuhan PJJ di masa pandemi ini.
Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Tangsel, Begini Skenarionya
Pemerintah berharap kegiatan PJJ ini akan bisa tetap dilaksanakan hingga setelah pandemi berlalu. Namun, menurut survei kejenuhan anak yang dilakukan oleh UNICEF sebanyak 66% dari 60 juta siswa dari berbagai jenjang pendidikan di 34 provinsi mengaku tidak nyaman belajar dari rumah selama masa pandemi Covid-19.
Dirjen Aptika Kemkominfo Semuel A. Pangerapan mengatakan PJJ ini membuat kejenuhan, tapi sudah banyak juga kiat atau upaya yang telah dilakukan dalam menghadapai masalah kejenuhan PJJ di masa pandemi ini.
Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Tangsel, Begini Skenarionya
Lihat Juga :