Di Tengah Pandemi, Laba Bersih Arwana Tumbuh 49,9% di 2020
Senin, 08 Maret 2021 - 16:45 WIB
Emiten produsen keramik PT Arwana Citra Mulia Tbk mencatatkan kenaikan laba bersih 49,9% di 2020. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) mencatatkan kenaikan laba bersih di tengah pandemi Covid-19. Perusahaan yang memproduksi keramik ini mencatatkan kenaikan laba bersih 49,9%.
Chief Financial Officer Arwana Citramulia Rudy Sujanto mengatakan, tahun 2020 merupakan tahun sulit bagi Perseroan dimana tahun lalu situasi Indonesia berada di tengah krisis, resesi ekonomi dan pandemi Covid-19.
Baca Juga: Setelah Dilindungi dan Harga Gas Turun, Saatnya Geber Industri Keramik
"Arwana pada tahun 2020 bisa membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 49,9%. Laba bersih kita bukukan pada posisi Rp323 miliar pada tahun 2020," ujar Rudy dalam Public Expose ARNA secara virtual, Senin (8/3/2021).
Rudy menambahkan, penjualan bersih Arwana tumbuh 2,8% menjadi Rp2,2 triliun pada tahun 2020 dan dari segi laba bersih, Arwana berhasil meningkatkan efisiensi operasional sehingga margin laba bersih bertumbuh dari 10% pada tahun 2019 menjadi 14,6% pada tahun 2020.
"Pertumbuhan penjualan bersih yang kita sertai dengan perbaikan margin laba bersih menjadi faktor pengganda bagi pertumbuhan laba bersih," kata dia.
Chief Financial Officer Arwana Citramulia Rudy Sujanto mengatakan, tahun 2020 merupakan tahun sulit bagi Perseroan dimana tahun lalu situasi Indonesia berada di tengah krisis, resesi ekonomi dan pandemi Covid-19.
Baca Juga: Setelah Dilindungi dan Harga Gas Turun, Saatnya Geber Industri Keramik
"Arwana pada tahun 2020 bisa membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 49,9%. Laba bersih kita bukukan pada posisi Rp323 miliar pada tahun 2020," ujar Rudy dalam Public Expose ARNA secara virtual, Senin (8/3/2021).
Rudy menambahkan, penjualan bersih Arwana tumbuh 2,8% menjadi Rp2,2 triliun pada tahun 2020 dan dari segi laba bersih, Arwana berhasil meningkatkan efisiensi operasional sehingga margin laba bersih bertumbuh dari 10% pada tahun 2019 menjadi 14,6% pada tahun 2020.
"Pertumbuhan penjualan bersih yang kita sertai dengan perbaikan margin laba bersih menjadi faktor pengganda bagi pertumbuhan laba bersih," kata dia.
Lihat Juga :