Gara-Gara Harus Tambah Modal, Bank Gurem Jangan Kalap dengan Investor
Jum'at, 12 Maret 2021 - 13:49 WIB
"Investor yang masuk harus melakukan knowledge transfer. Ini yang harus dipelajari investor. Perhatikan rekam jejak dan tujuannya. Apa mereka sekedar menambah portofolio investasi saja atau menambah manfaat," ujar Reza saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta (12/3/2021).
Selain itu, dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menilai berlebihan tren bank digital. Menurutnya tidak akan terlalu banyak perbedaan ke depan. Arahnya akan tetap sama dan tidak mungkin berubah signifikan. Terbukti bank sudah masuk digitalisasi dalam transaksi saat ini.
"Digital nantinya akan jadi hal umum saja," katanya. ( Baca juga:Tak Jera Parkir Liar di Kolong Tol Becakayu, Petugas Gabungan Angkut Tujuh Mobil Pribadi )
Dia juga menambahkan perkembangan bank masih akan sama seperti sekarang, khususnya akan ada kompetisinya juga. Ini karena semua bank akan melakukan transformasi digital dan ini akan membuat terbuka persaingannya.
"Kemampuan penyaluran kredit dan jumlah nasabah tetap jadi kunci mencari pendapatan bank. Sama saja. Tidak mungkin dengan cara yang lain," katanya.
Selain itu, dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menilai berlebihan tren bank digital. Menurutnya tidak akan terlalu banyak perbedaan ke depan. Arahnya akan tetap sama dan tidak mungkin berubah signifikan. Terbukti bank sudah masuk digitalisasi dalam transaksi saat ini.
"Digital nantinya akan jadi hal umum saja," katanya. ( Baca juga:Tak Jera Parkir Liar di Kolong Tol Becakayu, Petugas Gabungan Angkut Tujuh Mobil Pribadi )
Dia juga menambahkan perkembangan bank masih akan sama seperti sekarang, khususnya akan ada kompetisinya juga. Ini karena semua bank akan melakukan transformasi digital dan ini akan membuat terbuka persaingannya.
"Kemampuan penyaluran kredit dan jumlah nasabah tetap jadi kunci mencari pendapatan bank. Sama saja. Tidak mungkin dengan cara yang lain," katanya.
(uka)
Lihat Juga :