Kompak, Tiga Menteri Panen Padi di Kabupaten Gresik
Jum'at, 12 Maret 2021 - 19:43 WIB
Lebih lanjut Syahrul menuturkan sinergi antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian BUMN harus terus dilakukan karena memiliki tugas dan fungsi yang berbeda. Saat dikolaborasikan dapat menciptakan kebijakan yang tepat guna dan tepat sasaran.
“Karena ini menyangkut harga itu ada di Kemendag sehingga harus distrategikan itu. Sedangkan Kementerian BUMN akan menyerap hasil panen. Kita harus sama-sama pikirkan negara ini tidak boleh satu orang saja. Jangan cuma cari salahnya, tapi kita lihat apa yang bisa kita lakukan bersama,” katanya.
(Baca juga:Tanda Sukses, Minggu Ini Food Estate Pulang Pisau Panen Raya)
Syahrul menekankan pentingnya akselerasi sektor pertanian agar terus dilakukan dari hulu hingga hilir. Mulai dari budidaya benih dilanjutkan petik pada pascapanennya, kemudian pengolahan hasil, packaging hingga penentuan marketplace yang tepat guna memasarkan produk pertanian.
“Keseluruhan ini harus di koorporasikan dengan baik, maka akselerasinya makin tinggi. Pertanian itu tidak pernah mengingkari janjinya sepanjang dilakukan dengan kerja keras pasti menghasilkan,” terangnya.
(Baca juga:Gubernur Babel Hadiri Panen Raya di Desa Kepoh Bangka Selatan)
Tak hanya itu, Syahrul juga mendorong pihak perbankan untuk terus menggulirkan dana kredit usaha rakyat (KUR) kepada para petani guna menopang sektor permodalan. Ke depan diharapkan Kabupaten Gresik menjadi daerah yang mampu menjadi lokomotif hadirnya ketahanan pangan yang lebih baik.
“Karena ini menyangkut harga itu ada di Kemendag sehingga harus distrategikan itu. Sedangkan Kementerian BUMN akan menyerap hasil panen. Kita harus sama-sama pikirkan negara ini tidak boleh satu orang saja. Jangan cuma cari salahnya, tapi kita lihat apa yang bisa kita lakukan bersama,” katanya.
(Baca juga:Tanda Sukses, Minggu Ini Food Estate Pulang Pisau Panen Raya)
Syahrul menekankan pentingnya akselerasi sektor pertanian agar terus dilakukan dari hulu hingga hilir. Mulai dari budidaya benih dilanjutkan petik pada pascapanennya, kemudian pengolahan hasil, packaging hingga penentuan marketplace yang tepat guna memasarkan produk pertanian.
“Keseluruhan ini harus di koorporasikan dengan baik, maka akselerasinya makin tinggi. Pertanian itu tidak pernah mengingkari janjinya sepanjang dilakukan dengan kerja keras pasti menghasilkan,” terangnya.
(Baca juga:Gubernur Babel Hadiri Panen Raya di Desa Kepoh Bangka Selatan)
Tak hanya itu, Syahrul juga mendorong pihak perbankan untuk terus menggulirkan dana kredit usaha rakyat (KUR) kepada para petani guna menopang sektor permodalan. Ke depan diharapkan Kabupaten Gresik menjadi daerah yang mampu menjadi lokomotif hadirnya ketahanan pangan yang lebih baik.
Lihat Juga :