Strategi Penguatan Transportasi Laut melalui Tol Laut dan Penerapan NLE

Sabtu, 13 Maret 2021 - 20:52 WIB
Salah satu penyebab biaya logistik meninggi salah satunya karena cargo imbalance, dimana pulau Jawa masih menjadi pusat dari pertumbuhan ekonomi. Foto/Dok
JAKARTA - Seperti yang kita ketahui, biaya logistik bagi suatu perusahaan merupakan faktor penentu yang memengaruhi harga jual dari suatu produk, sedangkan bagi suatu negara akan memengaruhi pasar ekspor serta impor. Biaya logistik di Indonesia sendiri masih sangat mahal jika dibandingkan dengan negara-negara di ASEAN, seperti Jepang, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Jepang dan Singapura memiliki persentase yang sama terhadap PDB yaitu sebesar 8%, diikuti dengan Malaysia 13%, Thailand 15%, Vietnam 20%, dan yang tertinggi yaitu Indonesia sebesar 24%. Kontribusi biaya logistik yang paling besar adalah pada biaya pelabuhan sebesar 50%, biaya dooring sebesar 31%, serta biaya freight dari pelabuhan ke pelabuhan lainnya sebesar 19%.



Baca Juga: Biaya Logistik RI Masih Tinggi, Kok Bisa?

Menurut Roland Permana selaku Founder dan CEO Zonasea pada acara Webinar yang diselenggarakan oleh Logistic Today & Smart Logistics, yang menjadi penyebab biaya logistik meninggi salah satunya karena cargo imbalance, dimana pulau Jawa masih menjadi pusat dari pertumbuhan ekonomi. Sehingga mengakibatkan inefisiensi pada transportasi laut karena kekurangan jumlah muatan balik dari wilayah atau daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang masih rendah terutama pada wilayah timur Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!