Produsen Vaksin Rusia Resmi Tunjuk Perusahaan Farmasi Fahrenheit

Senin, 15 Maret 2021 - 21:27 WIB
foto/dok
JAKARTA - Direktur Marketing PT Pratapa Nirmala (Fahrenheit) John mengatakan, Fahrenheit telah diberikan kepercayaan oleh RDIF (Russian Direct Investment Fund--pemegang lisensi vaksin Covid-19 Sputnik V dari Rusia) untuk mendaftarkan dan memasarkan vaksin Sputnik V untuk wilayah Indonesia. Hal ini diungkapkan John di kantor PT Pratapa Nirmala di Jakarta, Senin (15/03/2021).

“Beberapa bulan terakhir, pihak Rusia melalui Russian Direct Investment Fund (RDIF) telah melakukan proses pendekatan dan seleksi beberapa perusahaan farmasi di Indonesia untuk mendapatkan otoritas mendaftarkan serta memasarkan vaksin Sputnik V di Indonesia. Dan pada akhirnya, RDIF telah menetapkan PT Pratapa Nirmala (Fahrenheit) sebagai pemegang lisensi Sputnik V untuk wilayah Indonesia,” ujar John.



Berdasarkan data terakhir, saat ini pihak Kementerian Kesehatan Rusia sedang berupaya menjalin komunikasi dengan organisasi kesehatan dunia WHO supaya vaksin Sputnik V bisa masuk kedalam Emergency Use Listing (EUL) yang ditetapkan oleh WHO. ( Baca juga:Sulsel Kembali Terima 25.462 Vaksin Covid-19 Merek Sinovac )

Sejauh ini baru ada dua jenis vaksin Covid-19 yang sudah mendapat EUL, yaitu vaksin buatan Pfizer-BioNTech dan AstraZeneca-Oxford. Vaksin yang mendapat EUL dianggap sudah memenuhi standar internasional sehingga bisa digunakan oleh negara-negara. Sputnik V memiliki keunikan tersendiri karena menggunakan platform 2 tipe adenovirus yang berbeda, yakni rAd 5 dan rAd 26 sehingga memberikan efektivitas yang tinggi dan efek imunogenitas yang bisa bertahan lama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!