Suspensi Saham MARI oleh BEI, Ini Asumsi dari Manajemen
Selasa, 16 Maret 2021 - 16:23 WIB
Adrian berasumsi, disuspensinya saham MARI berkaitan dengan aksi korporasi yang dilakukan oleh anak usaha MARI, PT Mahaka Digital Inovasi (MDI), dimana saat ini secara kepemilikan sahamnya MARI memiliki 70 persen saham dan 20 persen dimiliki Quatro terdiri atas 4 label besar Musica, Aquarius, Trinity dan MyMusic. Adapun MDI ini akan menaungi PT Mahaka Radio Digital yang menjalankan digital apps yang dimiliki Perseroan, yakni NOICE.
Baca juga: Melindungi Data Pribadi, Jantung Bisnis di Era Digital
"Karena NOICE akan dibesarkan secara konsep digital, maka kami mengundang partner. Saat ini sudah agreement dengan beberapa partner dimana ini yang bisa jadi asumsi kami menyebabkan terjadinya pergerakan saham di pasar, adalah dimana sudah bergabungnya Alpha JWC dengan Kinesys," kata dia.
"Sebenarnya ada dua investor lagi tapi yang satu belum bisa diumumkan karena masih menunggu secara legal. MDI ini lah yang memiliki PT Mahaka Radio Digital yang merunning NOICE sebagai digital apps di bawah MARI," sambungnya.
Baca juga: Melindungi Data Pribadi, Jantung Bisnis di Era Digital
"Karena NOICE akan dibesarkan secara konsep digital, maka kami mengundang partner. Saat ini sudah agreement dengan beberapa partner dimana ini yang bisa jadi asumsi kami menyebabkan terjadinya pergerakan saham di pasar, adalah dimana sudah bergabungnya Alpha JWC dengan Kinesys," kata dia.
"Sebenarnya ada dua investor lagi tapi yang satu belum bisa diumumkan karena masih menunggu secara legal. MDI ini lah yang memiliki PT Mahaka Radio Digital yang merunning NOICE sebagai digital apps di bawah MARI," sambungnya.
(ind)
Lihat Juga :