FSRU Jawa Satu Dukung Pasokan Energi di Jamali Makin Tangguh

Rabu, 17 Maret 2021 - 12:27 WIB
Secara bisnis proyek tersebut cukup strategis mendorong kinerja, berkontribusi bagi penguatan keuangan perusahaan. Sekaligus, juga untuk mendukung kawasan industri yang ada di Jawa. Proyek IPP Jawa Satu ini, kata Dicky, merupakan proyek yang mengintegrasikan fasilitas gas dengan proyek pembangkit listrik yang terdiri dari PLTGU 1.760 MW, FSRU, pipa gas antara PLTGU dengan FSRU, dan jalur transmisi yang menyambungkan PLTGU dengan titik interkoneksi.

"FSRU Jawa Satu menjadi bagian terintegrasi dengan proyek PLTGU Jawa Satu, dan proyek akan jalan sepenuhnya sesuai target yang sudah ditentukan," kata Dicky.

Nantinya FSRU ini akan meregasifikasi pasokan LNG yang berasal dari Kilang LNG Tangguh Papua Train-3 dan melakukan pengiriman gas melalui pipa sepanjang 21 km ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa-1 yang berada di Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Listrik yang dibangkitkan PLTGU Jawa Satu ini akan dikirimkan melalui saluran transmisi 500 kV ke gardu induk PLN di Kecamatan Cibatu Dua, Kabupaten Bekasi. Hingga saat ini progress konstruksi pembangkit berjalan sesuai jadwal. Hingga saat ini, kemajuan telah mencapai sekitar 88%. Adapun target COD (Commercial Operation Date) PLTGU Jawa 1 pada 15 Desember 2021.

Proyek senilai US$ 1,6 miliar ini merupakan bagian dari proyek 35 giga watt (GW) yang dicanangkan pemerintah. Pembangkit listrik dengan turbin ganda ini disebut bakal menjadi pembangkit combine cycle single shaft block terbesar di Asia Tenggara. Selain pembangunan PLTU, proyek ini juga, lanjut Dicky diintegrasikan dengan unit regasifikasi dan penyimpanan gas terapung (Floating Storage and Regasification Unit/ FSRU), pipa gas antara PLTGU dengan FSRU dan jalur transmisi yang menyambungkan PLTGU dengan titik interkoneksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!