Gerak IHSG Ditiban Obligasi Amrik, Saatnya Peluang Dipetik
Jum'at, 19 Maret 2021 - 11:14 WIB
“Artinya ketika dia sudah naik dia akan cenderung tertekan turun lagi ke bawah. Sama dengan yield yang terjadi, sehingga kalau kita lihat pelaku pasar harus memanfaatkan peluang ini. Memang pasar mungkin akan sedikit terkoreksi, tetapi ini membuka peluang kembali untuk melakukan pembelian,” ujar Hans.
Sementara itu, kata Hans, hari ini IHSG cenderung bergerak dengan support level sampai dengan 6.307-6.288, sedangkan resistance level ada di 6.358-6.387. ( Baca juga: Berdalih Sibuk, Biden Tolak Tantangan Putin Debat Live )
“Mungkin hari ini pasar cenderung agak sedikit tertekan turun ke bawah mengingat memang yield Amerika kemarin sempat sampai 1,75. Tadi pagi saya cek sudah di 1,71 ya. Jadi mulai agak sedikit tekanan turun dari yield tadi, tapi indeks kita mungkin masih dalam tekanan biar pun ada potensi rebound juga,” ujar dia.
Hans kemudian merekomendasikan beberapa saham yang bisa menjadi pertimbangan para investor. Saham-saham tersebut, yaitu AISA, APLN, BJBR, dan GIAA.
Sementara itu, kata Hans, hari ini IHSG cenderung bergerak dengan support level sampai dengan 6.307-6.288, sedangkan resistance level ada di 6.358-6.387. ( Baca juga: Berdalih Sibuk, Biden Tolak Tantangan Putin Debat Live )
“Mungkin hari ini pasar cenderung agak sedikit tertekan turun ke bawah mengingat memang yield Amerika kemarin sempat sampai 1,75. Tadi pagi saya cek sudah di 1,71 ya. Jadi mulai agak sedikit tekanan turun dari yield tadi, tapi indeks kita mungkin masih dalam tekanan biar pun ada potensi rebound juga,” ujar dia.
Hans kemudian merekomendasikan beberapa saham yang bisa menjadi pertimbangan para investor. Saham-saham tersebut, yaitu AISA, APLN, BJBR, dan GIAA.
(uka)
Lihat Juga :