Industri Alas Kaki Kecil-Menengah Hancur-hancuran Digebuk Pandemi
Rabu, 24 Maret 2021 - 13:16 WIB
Eddy menjelaskan, perusahaan pada lapis kedua ini tidak bisa menjaga kinerja perusahaan secara maksimal. Selain itu protokol kesehatan juga tidak berjalan secara maksimal. Baca Juga: Gugatan Terhadap AHY Dicabut, Marzuki Alie Tak Ingin PD Dipimpin Mantan "Pelarian"
"Kemudian biaya lebih mahal sehingga banyak yang memilih tutup dan yang bertahan hanya menjaga produksinya di 30% saja," terangnya.
Kondisi yang sama juga terjadi pada lapis ketiga, yakni industri kecil menengah (IKM). Eddy mengklaim, sekitar 70% IKM alas kaki harus menutup usahanya. "PHK tidak terhindarkan dan ada yang dirumahkan juga. kondisinya memang sulit," tandasnya.
"Kemudian biaya lebih mahal sehingga banyak yang memilih tutup dan yang bertahan hanya menjaga produksinya di 30% saja," terangnya.
Kondisi yang sama juga terjadi pada lapis ketiga, yakni industri kecil menengah (IKM). Eddy mengklaim, sekitar 70% IKM alas kaki harus menutup usahanya. "PHK tidak terhindarkan dan ada yang dirumahkan juga. kondisinya memang sulit," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :