Sandiaga Salahuddin Uno Hemat Anggaran Rp342 Miliar, Kemenparekraf Bisa Terus Gercep

Jum'at, 26 Maret 2021 - 10:55 WIB
Menparekraf menjelaskan, beberapa hal terkait pemotongan anggaran APBN TA 2021 dan juga melaporkan kinerja pengembangan destinasi wisata. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menggelar rapat kerja dengan Komisi X DPR-RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/3/2021). Rapat tersebut membahas dampak pemotongan Anggaran APBN TA 2021 sebesar Rp342.145.794.000.

Baca Juga: Menparekraf Tekankan Pentingnya Pengembangan Kreativitas Pelaku Parekraf



Usai melakukan rapat kerja dengan Komisi X DPR-RI, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memastikan refocusing dan realokasi belanja Kemenparekraf demi bangkitnya pariwisata tidak akan mengurangi kinerja kementerian.

Pagu DIPA Kemenparekraf TA 2021 awalnya sebesar Rp4.907.148.382.000 kemudian dilakukan penghematan sebesar 6,97%. Penghematan anggaran tersebut dilakukan pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19, dukungan anggaran perlindungan sosial, menyelamatkan lapangan kerja, hingga mempercepat pemulihan Parekraf.

Menparekraf menjelaskan, beberapa hal terkait pemotongan anggaran APBN TA 2021 dan juga melaporkan kinerja pengembangan destinasi wisata.

“Pertama adalah terkait pemotongan anggaran APBN yang berhasil kami hemat hingga Rp342 miliar untuk tahun 2021 ini, dimanfaatkan untuk mempercepat penangangan covid-19. Penghematan ini berupa pengurangan belanja modal (prasarana internal), pengurangan belanja perjalanan dinas, paket rapat di luar kantor, dan pengurangan penggunaan jasa konsultan atau narasumber untuk pelaksanaan kegiatan,” ungkap Sandi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!