Menperin Optimistis Penerapan Industri 4.0 Pulihkan Ekonomi Nasional
Senin, 05 April 2021 - 21:20 WIB
“Proses yang dilakukan melalui penyiapan dokumen, pelatihan, pelaksanaan asesmen, pilot project teknologi kunci industri 4.0, hingga monitoring dan evaluasi,” sebut Menperin.
Langkah selanjutnya, Kemenperin menyelenggarakan INDI 4.0 Award Winners, yakni pemberian penghargaan kepada industri yang sudah siap untuk bertransformasi ke era industri 4.0. Kemenperin juga membangun Ekosistem Industri 4.0 (SINDI 4.0), dengan tujuan untuk membangun sinergi, koordinasi, kolaborasi di antara pemangku kepentingan terkait untuk mengakselerasi transformasi industri 4.0. ( Baca juga:Ratu Noor Sebut Pangeran Hamzah Korban 'Fitnah Keji' )
“Tentunya dalam satu ekosistem yang sama,di antara pemerintah, konsultan, akademisi, industri, finansial, dan provider teknis,” terangnya.
Adapun tujuh sektor industri telah ditetapkan sebagai fokus prioritas pada Making Indonesia 4.0, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan busana, otomotif, kimia, elektronika, farmasi, serta alat kesehatan. “Ketujuh sektor ini dipilih karena dapat memberikan kontribusi sebesar 70% dari total PDB manufaktur, 65% ekspor manufaktur, dan 60% pekerja industri,” tandasnya.
Langkah selanjutnya, Kemenperin menyelenggarakan INDI 4.0 Award Winners, yakni pemberian penghargaan kepada industri yang sudah siap untuk bertransformasi ke era industri 4.0. Kemenperin juga membangun Ekosistem Industri 4.0 (SINDI 4.0), dengan tujuan untuk membangun sinergi, koordinasi, kolaborasi di antara pemangku kepentingan terkait untuk mengakselerasi transformasi industri 4.0. ( Baca juga:Ratu Noor Sebut Pangeran Hamzah Korban 'Fitnah Keji' )
“Tentunya dalam satu ekosistem yang sama,di antara pemerintah, konsultan, akademisi, industri, finansial, dan provider teknis,” terangnya.
Adapun tujuh sektor industri telah ditetapkan sebagai fokus prioritas pada Making Indonesia 4.0, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan busana, otomotif, kimia, elektronika, farmasi, serta alat kesehatan. “Ketujuh sektor ini dipilih karena dapat memberikan kontribusi sebesar 70% dari total PDB manufaktur, 65% ekspor manufaktur, dan 60% pekerja industri,” tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :