Tak Masuk Holding, PT Timah Akan Sokong Industri Baterai Listrik

Selasa, 06 April 2021 - 20:44 WIB
Sejak 2021 ini, emiten pertambangan pelat merah itu menargetkan akan memproduksi 30.000 ton bijih timah per tahunnya. Sementara, produksi logam 34.000 ton per tahun. ( Baca juga:Kasus Dugaan Korupsi, Kejagung Periksa Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan )

Untuk mencapai target tersebut, manajemen akan memanfaatkan bijih timah yang bersumber dari tambang di daratan dan lautan di Indonesia. Saat ini persentase kontribusi dari kedua sumber timah itu masing-masing berada di angka 70% darat dan 30% laut.

Untuk tambang laut, emiten berupaya akan mendorong produksi sehingga kontribusinya naik 10%. Namun, upaya penambangan di laut tetap memperhatikan dampak lingkungan. Karena itu, manajemen akan berkoordinasi dan bersosialisasi di kawasan atau daerah operasionalnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!