Gaes! Kemenperin Kembali Buka Penerimaan Siswa dan Mahasiswa Baru Lewat JARVIS
Selasa, 06 April 2021 - 21:53 WIB
Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali meluncurkan Jalur Penerimaan Vokasi Industri atau JARVIS. Tahun ini, JARVIS juga membuka penerimaan siswa baru untuk sekolah menengah kejuruan.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang diwakili oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Arus Gunawa menyampaikan bahwa penyelenggaraan pendidikan vokasi industri yang baik dimulai dengan penerimaan siswa baru yang selanjutnya dididik untuk memenuhi kebutuhan sektor industri.
“Mulai tahun 2020, komitmen Kemenperin dalam penyediaan SDM industri yang kompeten ditunjukkan dengan penyelenggarakan penerimaan mahasiswa baru bagi 10 politeknik dan dua akademi komunitas melalui Jalur ini,” kata Kepala BPSDMI dalam peluncuran JARVIS 2021 di Jakarta, Selasa (6/4/2021). ( Baca juga:Jokowi Teken PP Royalti Lagu, Pengusaha Bus: Banyak yang Lebih Kasatmata yang Harus Diurusi )
Hal ini telah membuka akses yang luas bagi para lulusan sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), madrasah aliyah (MA), madrasah aliyah kejuruan (MAK) di Indonesia guna menempuh pendidikan di berbagai politeknik dan juga akademi komunitas di bawah Kemenperin.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang diwakili oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Arus Gunawa menyampaikan bahwa penyelenggaraan pendidikan vokasi industri yang baik dimulai dengan penerimaan siswa baru yang selanjutnya dididik untuk memenuhi kebutuhan sektor industri.
“Mulai tahun 2020, komitmen Kemenperin dalam penyediaan SDM industri yang kompeten ditunjukkan dengan penyelenggarakan penerimaan mahasiswa baru bagi 10 politeknik dan dua akademi komunitas melalui Jalur ini,” kata Kepala BPSDMI dalam peluncuran JARVIS 2021 di Jakarta, Selasa (6/4/2021). ( Baca juga:Jokowi Teken PP Royalti Lagu, Pengusaha Bus: Banyak yang Lebih Kasatmata yang Harus Diurusi )
Hal ini telah membuka akses yang luas bagi para lulusan sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), madrasah aliyah (MA), madrasah aliyah kejuruan (MAK) di Indonesia guna menempuh pendidikan di berbagai politeknik dan juga akademi komunitas di bawah Kemenperin.
Lihat Juga :