2021 Bisa Jadi Momen Tepat Kembali Berinvestasi di Reksa Dana Berbasis Saham

Jum'at, 09 April 2021 - 02:20 WIB
“Beberapa sentimen positif mulai terlihat. Mestinya ini sinyal baik untuk investor mulai melakukan penempatan pada instrumen investasi berbasis saham seperti reksa dana indeks - ETF," ujar Direktur Utama PT Danareksa Investment Management (DIM), Marsangap P. Tamba melalui keterangan persnya.

Marsangap menambahkan, aksi pemerintah yang akan mewajibkan Kementrian/Lembaga (KL) dari pusat hingga daerah untuk membeli produk dalam negeri adalah salah satu contohnya. Demikian halnya dengan penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang juga diharapkan akan menjadi penggerak ekonomi yang saat ini terdampak pandemi.

DIM, sebagai manajer investasi pertama yang menerbitkan reksa dana di industri pasar modal Indonesia, memiliki cakupan produk yang luas termasuk reksa dana indeks – ETF sebagai salah satu lini produk unggulan perusahaan. Per Desember 2020 lalu DIM menerbitkan produk reksa dana indeks – ETF ke-2 yakni Reksa Dana Danareksa ETF MSCI Indonesia ESG Screened yang berbasis saham-saham ESG.

DIM optimis Danareksa ETF MSCI Indonesia ESG Screened dapat menjadi salah satu pilihan investor pasar modal Indonesia. Produk ini berinvestasi dengan komposisi portofolio investasi minimum 80% (delapan puluh persen) dan maksimum 100% (seratus persen) dari Nilai Aktiva Bersih pada Efek bersifat ekuitas yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia serta terdaftar dalam Indeks MSCI Indonesia ESG Screened.

Pembentukan Danareksa ETF MSCI Indonesia ESG Screened tersebut merupakan, kolaborasi DIM dengan Deutsche Bank sebagai Bank Kustodian serta Mandiri Sekuritas sebagai Dealer Partisipan.

Dipilihnya MSCI Indonesia ESG Screened sebagai indeks acuan reksa dana indeks – ETF ini adalah karena indeks tersebut telah dikenal dan diterima oleh investor global, khususnya para investor yang tertarik berinvestasi pada perusahaan yang memiliki standar dalam praktik investasinya yang terdiri dari tiga konsep atau kriteria: Environmental (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola Perusahaan).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!