Kerek Penjualan, Kesuma Agung Selaras Bangun Jembatan ke Graha Selaras Sentul
Minggu, 18 April 2021 - 21:05 WIB
Wayan menambahkan, saat beberapa proyek properti mengalami kendala karena pandemi namun PT KAS melalui Graha Laras Sentul dan juga proyek keduanya, yaitu Geriya Selaras Dramaga yang juga berlokasi di Bogor, mencatat penjualan cukup memuaskan tahun lalu.
“Pendapatan tahun 2020 lalu mencapai Rp108 miliar, naik 100% dari tahun sebelumnya yang hanya Rp50 miliaran. Jujur saya sempat tak percaya karena kondisi 2020 itu beda dari sebelumnya,” jelas Wayan.
Wayan pun bercerita, saat pasar lesu perusahaannya justru meluncurkan produk baru pada bulan November 2020 lalu, di proyek Graha Laras Sentul. Dan dari awal 2021, Graha Laras Sentul hingga awal April ini telah mencatatkan penjualan sebanyak 40-an unit. Wayan mengaku, strategi yang dilakukan saat pandemi dan hingga kini adalah dengan mereduksi harga namun tak menurunkan kualitas bangunan.
Seperti di Graha Laras Sentul, harga unit rumahnya hanya dibanderol Rp600 jutaan, sedangkan kompetitor di sekitarnya sudah di angka mendekati angka Rp1 miliar. Begitu pun dengan proyek Geriya Laras Dramaga, menyasar segmen rumah harga Rp300 jutaan namun memiliki kualitas dan konsep yang ciamik. Konsep rumah tanpa pagar membuat unit-unit rumah menjadi berkelas dan berkarakter.
“Dalam setiap proyek yang kita kembangkan dari mulai proyek perdana kita di Cibinong (Graha Selaras Cibinong) pada 2013 lalu dan hingga saat ini, PT Kesuma Angung Selaras selalu mengedepan unsur aman, nyaman dan menyenangkan. Dan ini memiliki tafsir yang luas. Sehingga dalam setiap pengembangan proyek baru atau produk baru kita selalu memberikan yang terbaik,” terangnya.
“Pendapatan tahun 2020 lalu mencapai Rp108 miliar, naik 100% dari tahun sebelumnya yang hanya Rp50 miliaran. Jujur saya sempat tak percaya karena kondisi 2020 itu beda dari sebelumnya,” jelas Wayan.
Wayan pun bercerita, saat pasar lesu perusahaannya justru meluncurkan produk baru pada bulan November 2020 lalu, di proyek Graha Laras Sentul. Dan dari awal 2021, Graha Laras Sentul hingga awal April ini telah mencatatkan penjualan sebanyak 40-an unit. Wayan mengaku, strategi yang dilakukan saat pandemi dan hingga kini adalah dengan mereduksi harga namun tak menurunkan kualitas bangunan.
Seperti di Graha Laras Sentul, harga unit rumahnya hanya dibanderol Rp600 jutaan, sedangkan kompetitor di sekitarnya sudah di angka mendekati angka Rp1 miliar. Begitu pun dengan proyek Geriya Laras Dramaga, menyasar segmen rumah harga Rp300 jutaan namun memiliki kualitas dan konsep yang ciamik. Konsep rumah tanpa pagar membuat unit-unit rumah menjadi berkelas dan berkarakter.
“Dalam setiap proyek yang kita kembangkan dari mulai proyek perdana kita di Cibinong (Graha Selaras Cibinong) pada 2013 lalu dan hingga saat ini, PT Kesuma Angung Selaras selalu mengedepan unsur aman, nyaman dan menyenangkan. Dan ini memiliki tafsir yang luas. Sehingga dalam setiap pengembangan proyek baru atau produk baru kita selalu memberikan yang terbaik,” terangnya.
Lihat Juga :