Jadi Bos Baru PT PAL, Ini Rekam Jejak Kaharuddin di Industri Perkapalan
Kamis, 22 April 2021 - 14:14 WIB
Di usianya yang 7 tahun, mimpi Kaharuddin hanya satu, jika dewasa nanti dia hanya ingin membuat kapal. Sebuah kapal yang diimpikan karena dia ingin membawa keluarga dan gurunya pulang ke Makassar, kampung halaman sang ayah, dengan gratis.
Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang lahir di Surabaya pada 14 Maret 1971. Dia mengawali pendidikannya dengan memasuki sekolah dasar di Surabaya, dilanjutkan ke Makassar karena orang tuanya pindah. Ayahnya, Otjan Daud Djenod Daeng Malladja, adalah seorang TNI. Ibunya, Roseline Daud, berdarah Madura Jawa.
Baca juga: KRI Nanggala 402 Hilang, PKS Nilai Perlu Evaluasi Alutsista
Kahar, sapaan akrabnya, lulusan dari Nagasaki University Jepang. Di Jepang Kahar mengambil jurusan perkapalan. Kemudian, melanjutkan S-2 di Hiroshima University dengan jurusan yang sama. Kahar meraih prestasi sebagai mahasiswa terbaik program perkapalan Jepang tahun 1997 dari Shipbuiding and Naval Architecture Association Japan (SNAJ).
Pada Tahun kedua S-3, dia mendapat beasiswa. Dia pun mati-matian berusaha untuk bisa membuat kapal. Ternyata berhasil, dia membuat sistem optimasi desain kapal untuk kapal container. Desain itu lalu dia patenkan dan Jepang tertarik untuk mengadopsi sistem itu.
Beberapa desain yang dipatenkan, antara lain, tesis paten adalah Patent Right; Sub-Optim System of Ship Desain on Java, Master Tesis Strength Optimization of Bulk Carrier, dan Doktoral Desertation: Hull Optimazation of Tanker and Bulk Carrier with Combined Method of Neural Network and Genetic Algorithim.
Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang lahir di Surabaya pada 14 Maret 1971. Dia mengawali pendidikannya dengan memasuki sekolah dasar di Surabaya, dilanjutkan ke Makassar karena orang tuanya pindah. Ayahnya, Otjan Daud Djenod Daeng Malladja, adalah seorang TNI. Ibunya, Roseline Daud, berdarah Madura Jawa.
Baca juga: KRI Nanggala 402 Hilang, PKS Nilai Perlu Evaluasi Alutsista
Kahar, sapaan akrabnya, lulusan dari Nagasaki University Jepang. Di Jepang Kahar mengambil jurusan perkapalan. Kemudian, melanjutkan S-2 di Hiroshima University dengan jurusan yang sama. Kahar meraih prestasi sebagai mahasiswa terbaik program perkapalan Jepang tahun 1997 dari Shipbuiding and Naval Architecture Association Japan (SNAJ).
Pada Tahun kedua S-3, dia mendapat beasiswa. Dia pun mati-matian berusaha untuk bisa membuat kapal. Ternyata berhasil, dia membuat sistem optimasi desain kapal untuk kapal container. Desain itu lalu dia patenkan dan Jepang tertarik untuk mengadopsi sistem itu.
Beberapa desain yang dipatenkan, antara lain, tesis paten adalah Patent Right; Sub-Optim System of Ship Desain on Java, Master Tesis Strength Optimization of Bulk Carrier, dan Doktoral Desertation: Hull Optimazation of Tanker and Bulk Carrier with Combined Method of Neural Network and Genetic Algorithim.
Lihat Juga :