Greenback Melemah, Mata Uang Garuda Menclok di Level Rp14.520

Kamis, 22 April 2021 - 17:20 WIB
Selain itu, kasus baru Corona global yang sempat berada di kisaran 350 ribu kasus baru per hari pada bulan Februari silam, kembali melesat. Saat ini rata-rata tujuh hari terakhir bertambah 628 ribu atau kenaikan hampir dua kali lipat meski vaksinasi massal di seluruh belahan dunia sudah dilancarkan.

Sementara itu, di Indonesia kasus Covid-19 tidak semengerikan kasus global karena semakin melandai. Pada Februari silam kasus baru harian berada di angka 10 ribu sedangkan rata-rata penambahan kasus baru selama tujuh hari terakhir saat ini berada di angka 5,3 ribu saja atau turun hampir setengahnya.

Baca juga:Kapal Selam Nanggala-402 Hilang, Australia Bantu Indonesia dengan Cara Apa Pun

Ia menambahkan, pemerintah juga telah memperpanjang PPKM sekala mikro serta melarang mudik Lebaran. "Tujuannya hanya satu, untuk mencegah penyebaran covid -19. Sehingga kalau Covid-19 terus menurun maka pertumbuhan ekonomi akan kembali pulih sehingga ekonomi kembali berjalan dengan semestinya. Ini yang sedang kita tunggu bersama-sama agar musibah ini cepat berlalu dan butuh kerja sama antara pemerintah dan masyarakat," tandasnya.

Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat tipis di rentang Rp14.500-Rp14.540.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!