Keyakinan Konsumen Membaik, Pengeluaran Masyarakat Naik di Ramadan 2021
Senin, 26 April 2021 - 10:21 WIB
Menurut dia, angka tersebut sama di semua kelas sosial ekonomi yang kemudian bisa mengindikasikan bahwa konsumen merasa positif atau mempunyai keyakinan yang lebih tinggi terhadap situasi saat ini.
"Sebagai perbandingan 5 tahun yang lalu, tahun 2016, jumlah responden yang mengatakan pengeluaran mereka meningkat selama bulan ramadan jauh lebih tinggi mencapai sekitar 69%," bebernya.
Baca juga: Resep Pogba Jaga Kebugaran di Bulan Ramadan
Saat ramadan, responden paling banyak berbelanja makanan dan minuman, sedangkan belanja kebutuhan lainnya berkurang drastis. Hasil survei ini juga mengungkap bahwa responden di kelas sosial ekonomi atas mempunyai rencana untuk bersantap di luar rumah seperti di restoran atau di mall dibandingkan responden dari kelas sosial ekonomi menengah ke bawah. "Dan rencana makan di luar ini juga lebih tinggi di antara pekerja," imbuhnya.
Iwan menduga, kebijakan kelonggaran berusaha dan restoran khususnya di DKI yang bisa beroperasi sampai pukul 22.30 (batas sebelumnya pukul 21.00) dapat mendorong pembelanjaan konsumen.
"Sebagai perbandingan 5 tahun yang lalu, tahun 2016, jumlah responden yang mengatakan pengeluaran mereka meningkat selama bulan ramadan jauh lebih tinggi mencapai sekitar 69%," bebernya.
Baca juga: Resep Pogba Jaga Kebugaran di Bulan Ramadan
Saat ramadan, responden paling banyak berbelanja makanan dan minuman, sedangkan belanja kebutuhan lainnya berkurang drastis. Hasil survei ini juga mengungkap bahwa responden di kelas sosial ekonomi atas mempunyai rencana untuk bersantap di luar rumah seperti di restoran atau di mall dibandingkan responden dari kelas sosial ekonomi menengah ke bawah. "Dan rencana makan di luar ini juga lebih tinggi di antara pekerja," imbuhnya.
Iwan menduga, kebijakan kelonggaran berusaha dan restoran khususnya di DKI yang bisa beroperasi sampai pukul 22.30 (batas sebelumnya pukul 21.00) dapat mendorong pembelanjaan konsumen.
Lihat Juga :