Rasio Utang Semakin Bengkak, Indef: Ini Bahaya!

Selasa, 27 April 2021 - 15:41 WIB
Terus meningkatnya beban utang pemerintah menimbulkan kekhawatiran mengingat kemampuan bayar utang pemerintah yang semakin rendah. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang pemerintah per akhir Maret 2021 berada di angka Rp6.445,07 triliun dengan rasio utang pemerintah terhadap PDB sebesar 41,64%.

Menanggapi ini, Ekonom Indef Bhima Yudistra mengatakan, rasio utang pemerintah diperkirakan bisa tembus 50-55% tahun ini. Kekhawatiran terbesar ada pada kemampuan bayar utang pemerintah yang semakin rendah.



Baca Juga: Utang Pemerintah Tembus Rp6.444 Triliun, Sri Mulyani: Ini Fase Pemulihan

"Dengan naiknya utang, sayangnya rasio pajak terus menurun ini bisa kesulitan bayar," kata Bhima saat dihubungi MNC Portal, Selasa (27/4/2021).

Imbasnya pemerintah harus menerbitkan utang baru lagi yang kadang dengan bunga yang lebih mahal. Kondisi ini menyebabkan overhang utang dimana beban utang yang makin besar hambat pertumbuhan ekonomi.

" Saat ini 19% belanja pemerintah pusat habis untuk bayar bunga utang. Jadi 19% itu harusnya jadi stimulus ke sektor riil tapi lari ke bayar bunga utang. Tentu ini bahaya debt overhang," bebernya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!