Stabilitas Keuangan Negara Terjaga, Rupiah Menguat Tipis Lawan Dolar AS
Jum'at, 30 April 2021 - 17:14 WIB
Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan akhir pekan hari ini. Dikarenakan Indonesia dapat menjaga stabilitas keuangan di masa pandemi Covid-19. Foto/Dok
JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan akhir pekan hari ini. Mata uang Garuda menguat tipis 5 point di level Rp. 14.445.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi menilai, bahwa menguatnya rupiah pada akhirnya pekan ini dikarenakan Indonesia dapat menjaga stabilitas keuangan di masa pandemi covid-19.
"Buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) Nomor 36 yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) menyimpulkan stabilitas sistem keuangan Indonesia dapat terjaga di tengah tekanan pandemi Covid-19 sepanjang 2020." Kata Ibrahim dalam riset hariannya, Jumat (30/4/2021).
Baca Juga: Kebijakan The Fed Bisa Bikin Rupiah Perkasa
Mengutip pada buku KSK yang diterbitkan, Ia menuturkan, terjaganya ketahanan sektor keuangan sebagai buah sinergi pemerintah, Bank Indonesia, dan otoritas terkait, dalam melaksanakan tanggung jawab bersama di sektor keuangan.
"Berbagai sinergi kebijakan dengan langkah luar biasa (extraordinary measures) terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), telah dilakukan untuk mengatasi dampak buruk pandemi terhadap perekonomian dan sistem keuangan," ujarnya.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi menilai, bahwa menguatnya rupiah pada akhirnya pekan ini dikarenakan Indonesia dapat menjaga stabilitas keuangan di masa pandemi covid-19.
"Buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) Nomor 36 yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) menyimpulkan stabilitas sistem keuangan Indonesia dapat terjaga di tengah tekanan pandemi Covid-19 sepanjang 2020." Kata Ibrahim dalam riset hariannya, Jumat (30/4/2021).
Baca Juga: Kebijakan The Fed Bisa Bikin Rupiah Perkasa
Mengutip pada buku KSK yang diterbitkan, Ia menuturkan, terjaganya ketahanan sektor keuangan sebagai buah sinergi pemerintah, Bank Indonesia, dan otoritas terkait, dalam melaksanakan tanggung jawab bersama di sektor keuangan.
"Berbagai sinergi kebijakan dengan langkah luar biasa (extraordinary measures) terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), telah dilakukan untuk mengatasi dampak buruk pandemi terhadap perekonomian dan sistem keuangan," ujarnya.
Lihat Juga :