Stabilitas Keuangan Negara Terjaga, Rupiah Menguat Tipis Lawan Dolar AS
Jum'at, 30 April 2021 - 17:14 WIB
Selain itu, masih berdasarkan buku KSK, berbagai respons kebijakan yang dilakukan telah mampu menopang ekonomi domestik semester II-2020 lebih baik dibandingkan semester I-2020. Hal tersebut tercermin dari pasar keuangan yang relatif stabil serta ketahanan perbankan yang tetap terjaga, baik dari sisi permodalan, likuiditas, maupun profitabilitas.
Baca Juga: Stabilitas Sistem Keuangan jadi Modal Besar Pemulihan Ekonomi Pascapandemi
Tak hanya itu, ketahanan perbankan di 2020 masih kuat didukung oleh kebijakan moneter dan makroprudensial yang akomodatif, kebijakan restrukturisasi kredit, serta kebijakan akomodatif otoritas lainnya.
"Begitu juga dengan Indeks Stabilitas Sistem Keuangan masih dalam zona normal. Sedangkan pembiayaan yang disalurkan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) sepanjang 2020 menurun, namun pada akhir paruh kedua 2020 mulai menunjukkan tanda perbaikan, sehingga ketahanan IKNB di 2020 tetap terjaga," terangnya.
Sedangkan untuk perdagangan minggu depan, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi, namun ditutup menguat di rentang Rp.14.430-Rp.14.470 per USD.
Baca Juga: Stabilitas Sistem Keuangan jadi Modal Besar Pemulihan Ekonomi Pascapandemi
Tak hanya itu, ketahanan perbankan di 2020 masih kuat didukung oleh kebijakan moneter dan makroprudensial yang akomodatif, kebijakan restrukturisasi kredit, serta kebijakan akomodatif otoritas lainnya.
"Begitu juga dengan Indeks Stabilitas Sistem Keuangan masih dalam zona normal. Sedangkan pembiayaan yang disalurkan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) sepanjang 2020 menurun, namun pada akhir paruh kedua 2020 mulai menunjukkan tanda perbaikan, sehingga ketahanan IKNB di 2020 tetap terjaga," terangnya.
Sedangkan untuk perdagangan minggu depan, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi, namun ditutup menguat di rentang Rp.14.430-Rp.14.470 per USD.
(akr)
Lihat Juga :