Ekowisata Diprediksi Akan Jadi Primadona Pasca-Pandemi

Jum'at, 22 Mei 2020 - 11:29 WIB
Ekowisata, termasuk petualangan, kegiatan edukasi alam untuk keluarga, hingga aktivitas yang berkontribusi pada konservasi alam diyakini bakal jadi primadona baru wisata. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memprediksi produk ekowisata di Indonesia akan sangat diminati pasca pandemi Covid-19. Terlebih, dengan hadirnya kondisi atau tren baru dalam berwisata dimana wisatawan akan lebih memperhatikan protokol-protokol yang terkait dengan kesehatan, keamanan, dan kenyamanan dalam berwisata.

new normal



Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani menjelaskan, pandemi ini mengubah jenis atau tipe dan pengelolaan destinasi termasuk di dalamnya kegiatan ekowisata. Untuk itu perlu evaluasi dan penataan ulang pola perjalanan ekowisata yang disesuaikan dengan kondisi new normal.

"Kami prediksikan kegiatan wisata berbasis alam paling cepat rebound karena ecotourisme bukan mass tourism, tetapi wisata minat khusus. Kita mendukung akan kembalinya atau malah berkembangnya ekowisata di Indonesia. Ke depannya, kami akan konsentrasi di wisata ecotourism dan wellness tourism," kata Rizki Handayani.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Indonesia Ecotourism Network (INDECON) Ary S Suhandi. Menurutnya, ecotourism, adventure tourism, dan wellness tourismdiperkirakan memang akan menjadi produk-produk yang paling diminati pasca-pandemi. Khususnya untuk kegiatan dengan grup kecil dan aktif seperti interaksi di luar ruangan, kegiatan edukasi alam untuk keluarga, hingga aktivitas yang berkontribusi pada konservasi alam.

"Adventure juga berpeluang besar, khususnya kegiatan dalam grup kecil dan aktivitasnya dinamis, seperti trekking, snorkeling, dan diving. Wellness tourism juga diprediksi cepat rebound. Banyak orang membutuhkan kebugaran pascakerja rutin yang tinggi dengan market-nya adalah orang dari kota," ujar Ary.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!