Dilematis, Larangan Mudik Pasti Pangkas Konsumsi Rumah Tangga
Rabu, 05 Mei 2021 - 14:34 WIB
Larangan mudik tahun ini dipastikan bakal menekan konsumsi rumah tangga yang pada akhirnya memengaruhi PDB secara keseluruhan. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Pemerintah melarang aktivitas mudik Lebaran tahun ini untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Sayangnya, kebijakan ini dipastikan bakal menekan konsumsi rumah tangga yang memiliki sumbangan terbesar ke Produk Domestik Bruto (PDB).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, konsumsi rumah tangga umumnya menyumbang 56,9% ke PDB. Dengan adanya larangan mudik, sejumlah komponen konsumsi rumah tangga yang biasanya mengalami peningkatan dipastikan terdampak.
Baca Juga: Resmi, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2021 Minus 0,74%
"Ketika Lebaran harusnya ada peningkatan konsumsi makanan minuman, pakaian baru, harusnya ada konsumsi transportasi mudik, yang kalau dia berhenti ini akan berdampak signifikan ke konsumsi rumah tangga," kata dia dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (5/5/2021).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, konsumsi rumah tangga umumnya menyumbang 56,9% ke PDB. Dengan adanya larangan mudik, sejumlah komponen konsumsi rumah tangga yang biasanya mengalami peningkatan dipastikan terdampak.
Baca Juga: Resmi, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2021 Minus 0,74%
"Ketika Lebaran harusnya ada peningkatan konsumsi makanan minuman, pakaian baru, harusnya ada konsumsi transportasi mudik, yang kalau dia berhenti ini akan berdampak signifikan ke konsumsi rumah tangga," kata dia dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (5/5/2021).
Lihat Juga :