Digeser Energi Terbarukan, Industri Migas Pede Masih Eksis 50 Tahun Lagi

Sabtu, 08 Mei 2021 - 14:01 WIB
Komisaris Pertamina EP Muhammad Ali mengatakan, industri migas pernah menjadi primadona dunia dan berbagai entitas di dalamnya menjadi entitas bisnis terbesar dibandingkan industri lainnya. Foto/Dok Pribadi
JAKARTA - Energi baru dan terbarukan (EBT) menjadi isu maha penting bagi umat manusia saat ini dan ke depannya, di mana perlu perbaikan serius terhadap kualitas hidup dan mengantisipasi berbagai ancaman yang datang khususnya dari sisi pemanasan global.

Komisaris Pertamina EP Muhammad Ali mengatakan, industri minyak dan gas (migas) pernah menjadi primadona dunia dan berbagai entitas di dalamnya menjadi entitas bisnis terbesar dibandingkan industri lainnya. Namun, belakangan ini industri migas tergeser oleh industri lain.



“Industri migas pernah menjadi primadona dunia, tetapi industri tersebut tergeser sehubungan dengan waktu. Hari ini industri yang menggeser adalah teknologi, perdagangan, dan keuangan digital. Apalagi sekarang kita memasuki 4.0 yang semua serba digital,” ujarnya dalam webinar Hari Bumi & Ulang Tahun IGI Ke-54, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Olah Sampah Jadi Listrik, Jokowi: Surabaya Wujudkan Impian Saya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!