KBI Catat Resi Gudang Beras Perdana dari Purwakarta Senilai Rp9 Miliar
Selasa, 25 Mei 2021 - 12:28 WIB
Terkait pemanfaatan Resi Gudang untuk komoditas beras, data PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) menunjukkan dari awal tahun 2021 hingga saat ini, telah diregistrasikan sebanyak 16 Resi Gudang, dengan jumlah 1.136.000 Kg, dan nilai pembiayaan sebesar Rp5.294.500.000. Sedangkan sepanjang tahun 2020, Resi Gudang Beras yang diregistrasikan di PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) sebanyak 39 Resi Gudang dengan jumlah 2.460.300 Kg, dan nilai pembiayaan sebesar Rp 22.967.550.000.
Baca Juga: Waspada! Sri Mulyani Ungkap Berbagai Ancaman Ekonomi Dunia
Fajar menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para petani dan pemilik komoditas untuk memanfaatkan sistem resi gudang. Pasalnya, dengan memanfaatkan instrumen ini, petani dan pemilik komoditas dapat menjaga stabilitas harga, dan pada akhirnya akan mampu meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi para petani dan pemilik komoditas.
"Selain itu, kami sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang juga terus mengembangkan sistem aplikasi registrasi yang memberikan kemudahan bagi para petani dan pemilik komoditas. Upaya mendorong pemanfaatan ini tentunya juga sejalan dengan posisi kami sebagai BUMN yang memiliki peran menjadi akselator ekonomi masyarakat," tutupnya.
Baca Juga: Waspada! Sri Mulyani Ungkap Berbagai Ancaman Ekonomi Dunia
Fajar menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para petani dan pemilik komoditas untuk memanfaatkan sistem resi gudang. Pasalnya, dengan memanfaatkan instrumen ini, petani dan pemilik komoditas dapat menjaga stabilitas harga, dan pada akhirnya akan mampu meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi para petani dan pemilik komoditas.
"Selain itu, kami sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang juga terus mengembangkan sistem aplikasi registrasi yang memberikan kemudahan bagi para petani dan pemilik komoditas. Upaya mendorong pemanfaatan ini tentunya juga sejalan dengan posisi kami sebagai BUMN yang memiliki peran menjadi akselator ekonomi masyarakat," tutupnya.
(nng)
Lihat Juga :