Proyek Properti Diborong Konsumen, Kinerja Kuartal I LPKR Solid
Senin, 20 April 2020 - 10:43 WIB
Proek properti PT Lippo Karawaci Tbk di kuartal I/2020 masih sangat diminati konsumen sehingga menyebabkan penjualan perusahaan meningkat drastis 200%. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Meski ekonomi tengah tertekan akibat pandemi Covid-19, kinerja PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) selama kurun waktu kuartal I/2020 tetap solid. LPKR bahkan tercatat sebagai perusahaan properti yang memiliki kinerja paling kinclong di banding pengembang lain.
Laporan Properti Indonesia yang dikeluarkan oleh Citi Research pada 16 April 2020 mencatat, penjualan properti LPKR selama kuartal I/2020 merupakan yang tertinggi dibanding pengembang lain. Riset Citi menyebut hal itu didukung keberhasilan LPKR dalam menjual berbagai proyek properti baru, juga kecepatan dan ketepatan waktu pengerjaan proyek.
"LPKR melaporkan pencapaian pra-penjualan 1Q20 yang terkuat karena keberhasilan peluncuran produk baru dan percepatan pembangunan proyek-proyeknya," ungkap Citi Research yang dikutip SINDOnews, Senin (20/4/2020).
Citi Research mencatat, pada kuartal II/2020, memang akan menjadi tantangan pengembang properti karena wilayah Jabodetabek akan menerapkan kebijakan pembatasan aktivitas yang lebih ketat, juga persiapan memasuki bulan Ramadhan. Citi Research juga menyebut bahwa Covid-19 telah menyebabkan permintaan lebih lambat dan menunda peluncuran produk baru.
Kinerja kinclong LPKR dengan kenaikan year on year mencapai 13%, menurut Citi Research, didorong oleh penjualan proyek properti anyar yaitu Waterfront Estates yang baru diluncurkan di Lippo Cikarang. Produk itu terjual habis dengan meraih pemasukan Rp267 miliar. Sementara itu, penjualan meningkat 200% (yoy) menjadi Rp159 miliar, disokong kenaikan penjualan perkantoran Lippo Thamrin sebesar Rp94milyar setelah konstruksi selesai.
"Komitmen LPKR untuk akselerasi konstruksi proyek Meikarta juga membantu mengakselerasi pra-penjualan yang naik 122% secara year on year menjadi Rp156 miliar," tulis Citi Research.
Laporan Properti Indonesia yang dikeluarkan oleh Citi Research pada 16 April 2020 mencatat, penjualan properti LPKR selama kuartal I/2020 merupakan yang tertinggi dibanding pengembang lain. Riset Citi menyebut hal itu didukung keberhasilan LPKR dalam menjual berbagai proyek properti baru, juga kecepatan dan ketepatan waktu pengerjaan proyek.
"LPKR melaporkan pencapaian pra-penjualan 1Q20 yang terkuat karena keberhasilan peluncuran produk baru dan percepatan pembangunan proyek-proyeknya," ungkap Citi Research yang dikutip SINDOnews, Senin (20/4/2020).
Citi Research mencatat, pada kuartal II/2020, memang akan menjadi tantangan pengembang properti karena wilayah Jabodetabek akan menerapkan kebijakan pembatasan aktivitas yang lebih ketat, juga persiapan memasuki bulan Ramadhan. Citi Research juga menyebut bahwa Covid-19 telah menyebabkan permintaan lebih lambat dan menunda peluncuran produk baru.
Kinerja kinclong LPKR dengan kenaikan year on year mencapai 13%, menurut Citi Research, didorong oleh penjualan proyek properti anyar yaitu Waterfront Estates yang baru diluncurkan di Lippo Cikarang. Produk itu terjual habis dengan meraih pemasukan Rp267 miliar. Sementara itu, penjualan meningkat 200% (yoy) menjadi Rp159 miliar, disokong kenaikan penjualan perkantoran Lippo Thamrin sebesar Rp94milyar setelah konstruksi selesai.
"Komitmen LPKR untuk akselerasi konstruksi proyek Meikarta juga membantu mengakselerasi pra-penjualan yang naik 122% secara year on year menjadi Rp156 miliar," tulis Citi Research.
Lihat Juga :