Investasi Subsektor Ketenagalistrikan per April Capai Rp25,5 Triliun
Jum'at, 04 Juni 2021 - 15:47 WIB
Menurut Rida, pandemi Covid-19 masih berdampak pada realisasi investasi subsektor ketenagalistrikan. Adanya pembatasan masuk tenaga kerja asing dan juga peralatan material menyebabkan pekerjaan konstruksi mengalami keterlambatan.
Baca Juga: Dubes Arab Saudi Kirim Surat ke DPR Soal Haji, Begini Isinya
Di sisi lain, penurunan kemampuan pendanaan PLN akibat penurunan penjualan tenaga listrik dari pelanggan nonsubsidi, terutama industri dan bisnis, menyebabkan BUMN kelistrikan itu berpotensi mengalami kesulitan memenuhi pendanaan yang dibutuhkan. "Ini akan selalu kita pantau dan koordinasikan dengan semua pihak untuk meningkatkan realisasi investasi," kata Rida.
Baca Juga: Dubes Arab Saudi Kirim Surat ke DPR Soal Haji, Begini Isinya
Di sisi lain, penurunan kemampuan pendanaan PLN akibat penurunan penjualan tenaga listrik dari pelanggan nonsubsidi, terutama industri dan bisnis, menyebabkan BUMN kelistrikan itu berpotensi mengalami kesulitan memenuhi pendanaan yang dibutuhkan. "Ini akan selalu kita pantau dan koordinasikan dengan semua pihak untuk meningkatkan realisasi investasi," kata Rida.
(fai)
Lihat Juga :