Dahsyat! Setelah Rights Issue, BABP Bakal Langsung Lompat Jadi Bank Buku III!

Rabu, 09 Juni 2021 - 14:50 WIB
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (9/6/2021). Foto/MNC Media
JAKARTA - PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank atau BABP) akan menjadi bank BUKU III setelah adanya penambahan modal melalui rights issue.

"MNC Bank dengan rights issue ini bisa langsung lompat jadi BUKU III," kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, (9/6/2021).



Hary menjelaskan target dana yang dihimpun dari rights issue tersebut akan menjadikan MNC Bank naik ke BUKU III. Diketahui, bank BUKU 3 merupakan bank dengan modal inti Rp5 triliun hingga Rp30 triliun. Saat ini, BABP berada di Buku II, bank dengan modal inti Rp1 triliun hingga Rp5 triliun.

Hary menjelaskan semakin banyak dana yang diperoleh akan semakin meningkatkan kemampuan leverage dari bank tersebut. "Semakin besar size daripada bank atau aset semakin besar lagi kekuatannya," katanya.



Dalam rights issue itu banyak anchor investor yang sudah melakukan pendekatan, melakukan negosiasi. "Banyak sekali yang datang untuk menjalin kerja sama, akan dicari yang bisa memberikan nilai tambah, karena funding satu hal, tapi tidak kalah pentingnya bagaimana bisa membangun MotionBanking ke depan supaya lebih cepat lagi tumbuhnya," jelasnya.

Selain itu, penambahan modal HMETD ini akan juga ditawarkan kepada publik. "Publik kan pemegang sahamnya banyak sekarang transaksi di bursa sangat aktif. Kalau ada rights issue pasti mereka subscribe," jelasnya.

Seperti diketahui anak perusahaan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) menyetujui rencana Penambahan Modal Perseroan Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Non HMETD) dan rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih

Dahulu (HMETD) dalam RUPSLB hari ini. Dana yang diperoleh dari dua aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan MNC Bank.
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More