Menko Airlangga: Rekomendasi BPK RI Berperan dalam Mematangkan Kebijakan Ekonomi di Masa Pandemi

Selasa, 15 Juni 2021 - 21:01 WIB
Airlangga dalam webinar yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Selasa (15/6/2021). Foto/Dok
JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan berbagai stimulus dan terutama untuk menghadapi tantangan kemiskinan, ketimpangan dan pengangguran akibat dampak pandemi. Saat ini tingkat jumlah yang bekerja di bawah jam kerja berhasil berkurang yang semula 19 juta orang turun sebesar 10,02 juta orang di tahun 2021. Sehingga mereka sudah kembali kepada jam kerja dan artinya aktifitas sudah kembali dimulai.

Baca Juga: Menko Airlangga: KEK Batam Dapat Menjadi Contoh dan Membuat Indonesia Setara dengan Negara Maju



Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, pencapaian ini harus terus dijaga dan ditingkatkan agar ekonomi dapat pulih lebih cepat. Melihat proses pemulihan yang sudah on track tersebut, perekonomian Indonesia dipercaya akan rebound di tahun 2021 dengan perkiraan pertumbuhan di kisaran 4,5-5,3%.

“Pemerintah terus fokus dalam penanganan kesehatan yang disinergikan dengan kebijakan ekonomi untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. Hal ini sesuai arahan Bapak Presiden yang menghendaki adanya keseimbangan gas dan rem dalam upaya Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional,” kata Airlangga dalam webinar yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Selasa (15/6/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!