Niat Industri Mamin Antarkan RI Jadi Produsen Halal Terbesar Dunia Masih Terganjal
Jum'at, 18 Juni 2021 - 14:59 WIB
“Memang daya saing industri ini ujung-ujungnya salah satu penyebabnya. Kan kita membutuhkan bahan baku yang banyak untuk memproduksi lebih banyak dari Malaysia katakanlah,” dalam acara Market Review IDX Channel, Jumat (18/6/2021).
Rachmat menjelaskan, pada tingkat persaingan bahan baku ini, terkait berapa bahan baku yang harus dibayar dan berapa yang harus dibayar oleh pelaku industri di negara lain. Ini sangat menentukan daya saing tersebut.
“Kita baru bicara bahan baku, belum lagi biaya energi, logistic cost, dsbnya,” ujar dia.
Baca juga:Speech Delay Berhubungan dengan Kecerdasan Anak? Ini Faktanya!
Lanjutnya, korelasi dari faktor-faktor tersebut yang pada akhirnya menciptakan total competitiveness (daya saing total). Oleh karena itu, jika semua kendala dihilangkan akan mendorong industri mamin, sehingga industri halal otomatis juga ikut terdongkrak.
Rachmat menjelaskan, pada tingkat persaingan bahan baku ini, terkait berapa bahan baku yang harus dibayar dan berapa yang harus dibayar oleh pelaku industri di negara lain. Ini sangat menentukan daya saing tersebut.
“Kita baru bicara bahan baku, belum lagi biaya energi, logistic cost, dsbnya,” ujar dia.
Baca juga:Speech Delay Berhubungan dengan Kecerdasan Anak? Ini Faktanya!
Lanjutnya, korelasi dari faktor-faktor tersebut yang pada akhirnya menciptakan total competitiveness (daya saing total). Oleh karena itu, jika semua kendala dihilangkan akan mendorong industri mamin, sehingga industri halal otomatis juga ikut terdongkrak.
(uka)
Lihat Juga :