Khawatir Kasus Covid-19 Makin Merajalela, IHSG Diramal Sulit Bangkit
Rabu, 23 Juni 2021 - 18:05 WIB
Ilustrasi. FOTO/MNC Media
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada penutupan perdagangan sesi terakhir hari ini (Rabu, 23/6/2021). IHSG ditutup tertekan 0,88 persen ke level 6.034. Technical Analyst BCA Sekuritas, Muhammad Syahrizannas, menilai, secara teknikal hari ini pergerakan IHSG terbilang flat. Adapun indeks bergerak di rentang 6.034 hingga 6.100.
"Kalau kita lihat secara teknikal untuk pergerakan indeks ini kan tertekannya di tanggal 22, kemarin itu sampai menyentuh level di bawah 6.000 lagi. Hari ini indeks bergerak flat di rentang 6.034 sampai dengan sempat testing level 6.100, bahkan higher high saat ini di level 6.130 untuk indeksnya," ujarnya dalam acara 2ND Session Closing Market IDX Channel, Rabu (23/6/2021).
Baca Juga: Pemerintahnya Ndelul Warganya Ndableg, Picu Ledakan Kasus Covid-19 di RI
Menurut Syahrizannas, katalis yang menahan pergerakan IHSG, yakni adanya peningkatan dari kasus aktif Covid-19 di Indonesia. "Saya lihat di sini kekhawatiran daripada para pelaku pasar itu masih tertuju pada virus Corona ya. Di dalam negeri peningkatan daripada kasus aktif yang semakin meningkat," kata dia.
"Kalau kita lihat secara teknikal untuk pergerakan indeks ini kan tertekannya di tanggal 22, kemarin itu sampai menyentuh level di bawah 6.000 lagi. Hari ini indeks bergerak flat di rentang 6.034 sampai dengan sempat testing level 6.100, bahkan higher high saat ini di level 6.130 untuk indeksnya," ujarnya dalam acara 2ND Session Closing Market IDX Channel, Rabu (23/6/2021).
Baca Juga: Pemerintahnya Ndelul Warganya Ndableg, Picu Ledakan Kasus Covid-19 di RI
Menurut Syahrizannas, katalis yang menahan pergerakan IHSG, yakni adanya peningkatan dari kasus aktif Covid-19 di Indonesia. "Saya lihat di sini kekhawatiran daripada para pelaku pasar itu masih tertuju pada virus Corona ya. Di dalam negeri peningkatan daripada kasus aktif yang semakin meningkat," kata dia.
Lihat Juga :