Hary Tanoesoedibjo Menyoroti Rendahnya Kualitas Jaringan Internet di Daerah Terpencil
Kamis, 24 Juni 2021 - 20:38 WIB
Tidak hanya itu, UMKM di daerah pedesaan juga kesulitan memasarkan produknya karena kualitas dan jaringan yang tidak memadai sehingga kesulitan mendorong UMKM melek digital yang saat ini tengah digaungkan pemerintah. "Mereka kesulitan memasarkan ke dalam e-commerce karena terkendala dalam layanan jaringan internet sehingga menjadi tidak kompetitif cenderung lebih mahal dibandingkan yang sudah masuk e-commerce," kata dia.
Guna mewujudkan itu, Hary Tanoesoedbjo menyarankan untuk dibangun one single network, sebab sampai saat ini operator sudah terlalu banyak sehingga tidak memberi hasil yang maksimal. "Saya pernah berpikir kenapa tidak one single network. Ini masukan saja, karena operatornya sudah kebanyakan. Sehingga semua numpuk di daerah yang sama. Baiknya digotong ramai-ramai secara nasional sehingga masyarakat terpencil dapat menikmati jaringan internet," ujarnya.
Baca Juga: Hary Tanoesoedibjo & Dirut BEI Jadi Pembicara Outlook Investasi, Ini Link Registrasinya!
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya agar jaringan internet khsusunya di daerah pedesaan maupun terpencil menjadi lebih bagus baik secara kualitas dan kuantitas. Dengan demikian, adanya jaringan 5G menjadi acuan pemerintah.
Pemerintah sedang berupaya menggunakan starlink untuk memenuhi kebutuhan akses intenet di Indonesia Timur. Pasalnya, stralink mencakup low orbit dan harga yang terbilang murah. "5G memang menjadi acuan kita. Kita akan fokuskan dengan teknologi terbaru. Misalnya dengan starlink," jelas Luhut.
Guna mewujudkan itu, Hary Tanoesoedbjo menyarankan untuk dibangun one single network, sebab sampai saat ini operator sudah terlalu banyak sehingga tidak memberi hasil yang maksimal. "Saya pernah berpikir kenapa tidak one single network. Ini masukan saja, karena operatornya sudah kebanyakan. Sehingga semua numpuk di daerah yang sama. Baiknya digotong ramai-ramai secara nasional sehingga masyarakat terpencil dapat menikmati jaringan internet," ujarnya.
Baca Juga: Hary Tanoesoedibjo & Dirut BEI Jadi Pembicara Outlook Investasi, Ini Link Registrasinya!
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya agar jaringan internet khsusunya di daerah pedesaan maupun terpencil menjadi lebih bagus baik secara kualitas dan kuantitas. Dengan demikian, adanya jaringan 5G menjadi acuan pemerintah.
Pemerintah sedang berupaya menggunakan starlink untuk memenuhi kebutuhan akses intenet di Indonesia Timur. Pasalnya, stralink mencakup low orbit dan harga yang terbilang murah. "5G memang menjadi acuan kita. Kita akan fokuskan dengan teknologi terbaru. Misalnya dengan starlink," jelas Luhut.
(nng)
Lihat Juga :