Pupuk Kaltim Direncanakan Jual Saham di Bursa pada Kuartal II-2022
Jum'at, 25 Juni 2021 - 08:36 WIB
Bakir menjelaskan, Proyek Bintuni ini akan dilakukan pengembangan produksi amonia, urea, dan methanol. Untuk methanol nantinya akan dilaksanakan secara joint venture dengan Pupuk Indonesia Group sebagai mayoritas kepemilikan saham.
Nantinya, pabrik amonia yang akan dibangun berkapasitas 2.500 MTPD, kemudian, urea 3.500 MTPD, dan methanol dengan target 1 juta ton per tahun atau 3.000 MTPD. Rencana lokasi pabrik akan dibangun di area LNG Tangguh Teluk Bintuni, Papua Barat.
Baca juga:Jake Paul Anak Ayam, Manajer Khabib: Era Conor McGregor Tamat!
"Lokasi ini belum kami survei tapi sudah kami rencanakan dan sudah dibicarakan karena kami khawatir kalau nanti tiba-tiba lokasi yang dialokasikan isinya rawa semua tentunya tidak bisa kita jalan karena akan mengganggu keekonomian proyek. Lokasi ini akan kami kaji lebih dalam dan mudah-mudahan kalau ini tidak rawa. Mudah-mudahan masih bisa dipakai," kata dia.
Pembangunan Proyek Bintuni ini memiliki beberapa tujuan, di antaranya monetisasi potensi gas di Papua Barat dan pengembangan industri pupuk di wilayah timur Indonesia. Direncanakan pabrik amonia, urea dan methanol dioperasikan komersial pada kuartal IV-2027.
Nantinya, pabrik amonia yang akan dibangun berkapasitas 2.500 MTPD, kemudian, urea 3.500 MTPD, dan methanol dengan target 1 juta ton per tahun atau 3.000 MTPD. Rencana lokasi pabrik akan dibangun di area LNG Tangguh Teluk Bintuni, Papua Barat.
Baca juga:Jake Paul Anak Ayam, Manajer Khabib: Era Conor McGregor Tamat!
"Lokasi ini belum kami survei tapi sudah kami rencanakan dan sudah dibicarakan karena kami khawatir kalau nanti tiba-tiba lokasi yang dialokasikan isinya rawa semua tentunya tidak bisa kita jalan karena akan mengganggu keekonomian proyek. Lokasi ini akan kami kaji lebih dalam dan mudah-mudahan kalau ini tidak rawa. Mudah-mudahan masih bisa dipakai," kata dia.
Pembangunan Proyek Bintuni ini memiliki beberapa tujuan, di antaranya monetisasi potensi gas di Papua Barat dan pengembangan industri pupuk di wilayah timur Indonesia. Direncanakan pabrik amonia, urea dan methanol dioperasikan komersial pada kuartal IV-2027.
(uka)
Lihat Juga :